Rahasia Bahagia

Bagi Anda Pencari Kebahagiaan Sejati

Pasca Perselingkuhan

Posted by Siel pada 16 Agustus 2009

Oleh: Lindsay – Amsterdam*)

Kata SeIingkuh bagi sebagian besar orang merupakan akronim dari Selingan Indah Keluarga Utuh atau Runtuh. Tulisan ini merupakan sebuah renungan dan bahan pertimbangan untuk menjawab pertanyaan apakah Rumah Tangga (RT) akan dapat tetap dipertahankan secara UTUH ataukah justru terpaksa DIBUBARKAN/ DIRUNTUHKAN karena tidak ada jalan keluar lainnya setelah perselingkuhan terjadi? INILAH TEORI SEBUAH PERKAWINAN YANG SEMPURNA.

Kita sering berpikir bahwa ketidakjujuran dan ketidaksetiaan dalam perkawinan hanya terjadi pada Rumah Tangga orang lain, tidak mungkin terjadi pada RT kita sendiri. Kesetiaan dalam Perkawinan dalam RT kita berlangsung seumur hidup, terutama bagi penganut agama tertentu.

Janji yang diucapkan dalam Perkawinan harus selalu diingat, dijaga dan merupakan sebuah pegangan untuk menyelesaikan segala masalah dan persoalan yang timbul dalam bahtera RT (dalam keadaan susah dan atau senang, dalam keadaan sakit dan atau sehat hingga kematian memisahkan kita). Tidak peduli apakah CINTA dalam Perkawinan sudah habis atau masih ada, yang jelas ANAK-ANAK sebagai tanda bukti CINTA yang pernah ada diantara pasangan suami istri (pasutri) tersebut telah menjadi Manusia seutuhnya yang kehidupannya perlu dijaga dengan baik dan sesempurna mungkin oleh pasutri pendiri keluarga baru ini.

INILAH TEORI SEBUAH PERKAWINAN. Namun di dalam praktek sehari-hari, tidaklah mudah dijalankan karena rasa sakit hati dan kebingungan yang dialami sangat hebat dampaknya baik terhadap pribadi/individu pasutri tersebut maupun terhadap relasi/hubungan yang telah sekian lama dibangun. Usaha-usaha yang dilakukan seseorang untuk menyelesaikan atau mengakhiri perselingkuhan justru bisa dianggap boomerang bagi pasangannya.

Dalam tulisan ini, akan dibahas tentang apa yang terjadi dalam perselingkuhan itu sendiri serta kemungkinan jalan penyelesaian setelah perselingkuhan terjadi.

APA YANG TERJADI DALAM PERSELINGKUHAN

Perselingkuhan adalah suatu perbuatan melampaui “batas” dalam ikatan perkawinan. Dalam sebuah perselingkuhan, ada orang lain yang baik dengan sengaja maupun tidak sengaja diundang atau dibiarkan untuk masuk ke dalam batas-batas ikatan perkawinan, yang hingga kini masih dianggap hanya dapat dijalani oleh dua orang individu saja. Sampai sejauh mana “batas-batas” ikatan perkawinan tersebut harus dijaga, hal ini sangat relatif bagi setiap individu, seseorang berpendapat: “kalau hanya sebatas melirik, memberikan signal kepada lawan jenisnya, atau kencan pokoknya tidak dilanjutkan ke tempat tidur, itu masih dimungkinkan”, namun belum tentu pasangannya beranggapan sama seperti itu.

Perbuatan yang disebut diatas merupakan perbuatan yang seharusnya hanya ditujukan kepada pasangannya, jika dibagikan kepada orang lain, maka dianggap sebagai perbuatan “bermain api”. Semakin seseorang menghormati dan menjaga “batas ikatan perkawinan”, sebenarnya semakin besar nilainya yang perlu dijunjung tinggi dan dibangun dalam ikatan perkawinan ini.

Perselingkuhan sebagai kompensasi untuk mengisi kekurangan, biasanya diawali dengan ketidaksetiaan kepada pasangan sebagai kompensasi untuk mengisi kekurangan atau ketidakpuasan dalam hal misalnya pasangannya kurang bisa diajak untuk berkomunikasi atau bertukar pendapat, kurang menghormati pendapatnya, kurang pandai menganalisa suatu kejadian, kurang pandai memberikan masukan dalam mengatasi sebuah masalah yang dihadapi RT, kurang mendapat perhatian dari pasangannya, kurang menghormati perilaku dan kebiasaan, kurang mendapat penghargaan atas usaha yang telah dilakukan bahkan selalu dicemooh atau dihina sehingga merasa disepelekan karena usahanya tidak pernah dianggap berhasil.

Peristiwa lainnya adalah misalnya karena disebabkan ketidakpuasan di tempat tidur dan bahkan disebabkan karena kerinduan untuk mendapatkan keturunan tidak dapat dipenuhi oleh pasangannya. Perselingkuhan merupakan perbuatan egois seorang individu yang hanya mementingkan kebutuhannya sendiri, tanpa memperhitungkan perasaan pasangannya sama sekali; merupakan perbuatan tidak dewasa dan kurangnya tanggung-jawab; perbuatan kurang bisa menahan diri dari dorongan hatinya untuk mendapatkan kenikmatan tertentu (uang, kesenangan, seks, perhatian, kata-kata indah, kebebasan, kebahagiaan dlsb).

KETIDAKSETIAAN DAN PERSELINGKUHAN

Namun demikian tidak selalu ketidaksetiaan dianggap sebagai suatu perselingkuhan, contohnya adalah seorang istri yang membiarkan dan bisa menerima kebiasaan suaminya mengunjungi prostitusi, namun sebaliknya ada pula seseorang yang menganggap persahabatan antara pasangannya dengan rekan kerjanya sebagai sebuah ancaman bagi keutuhan teritorial RTnya, padahal pasangannya tetap setia tidak pernah melakukan penyelewengan apapun dengan rekan kerjanya.

Kadang pula perselingkuhan hanya dilakukan dengan satu kali hubungan sex dengan orang lain yang bukan pasangannya atau justru hubungan cinta yang berlangsung dalam kurun waktu yang relatif lama dengan orang lain yang bukan pasangan hidupnya. Tidak jarang pula terjadi bahwa seseorang yang setia ini tidak mengetahui bahwa pasangannya telah melakukan perselingkuhan, baru belakangan ia ketahui setelah ditemukan fakta-fakta dan pembuktian-pembukti an yang tadinya sama sekali tidak pernah diduganya; pada saat itu, terasa dunianya runtuh.

AKIBAT PERSELINGKUHAN DALAM IKATAN PERKAWINAN

Sebuah hubungan dalam ikatan perkawinan merupakan suatu pengorbanan yang sedikit demi sedikit dibangun dan diinvestasikan. Bukan hanya materi semata-mata yang dibangun (seperti uang tabungan, rumah yang didiami atau mobil, saham yang dimiliki dan segala pristise) tetapi juga segala usaha, kebiasaan, perasaan, pengertian, kepercayaan yang dikorbankan dan dibangun dari nol. Sudah merupakan kebutuhan dasar pribadi seorang manusia bahwa dirinya menjadi tempat utama bagi pasangannya untuk curhat, untuk membicarakan hal-hal yang sangat penting dan confidential (rahasia dan sangat pribadi), untuk memecahkan segala persoalan secara bersama, untuk menjadi dirinya sendiri secara utuh tanpa ragu-ragu dan malu-malu bahwa akan dicemohkan oleh pasangannya tersebut.

Jadi dalam sebuah hubungan perkawinan yang sehat sangat penting didasari filosofi bahwa seseorang sebagai pribadi/individu memegang peranan penting dan tempat pertama bagi pasangan masing-masing dengan mengesampingkan peran individu lainnya sebagai orang luar dalam kehidupan perkawinan. Dengan kata lain, hubungan di dalam Perkawinan sangat khusus /ekslusif hanya berlaku untuk keduanya dan tidak ada tempat bagi orang ketiga.

Tentu saja anak-anak merupakan perhatian utama bagi keduanya, namun bukan berarti posisi pasutri diambil alih sepenuhnya demi kepentingan anak-anak ini. Jika tiba-tiba keadaan ini berubah akibat peselingkuhan, terjadilah benturan-benturan dan situasinya menjadi tidak pasti lagi dalam ikatan perkawinan ini. Mulailah timbul pertanyaaan- pertanyaan seperti “Apakah saya masih punya arti dalam kehidupanmu? , kamu pikir siapa kamu ini, bisa memperlakukan saya semena-mena seperti itu, apa artinya semua yang telah saya korbankan untuk mu?, dan apa saya masih bisa mempercayai kamu?”.

Perselingkuhan mempunyai dampak psikologis yang sangat negatif dan sangat menyakitkan yang pernah dirasakan seorang individu dewasa. Mempunyai peringkat kedua setelah kesedihan akibat meninggalnya seorang anak.

Dampak psikologis ini akibat hilangnya harga diri, rasa hormat, rasa aman, kenyamanan dan kepercayaan yang telah bertahun-tahun dibangun serta rasa dilecehkan oleh pasangannya yang bersekongkol dengan orang ketiga. Tentu saja Perselingkuhan dirasakan bebeda-beda oleh setiap individu perorangan sebagai pasangan yang setia atau bukan pelaku perselingkuhan. Seseorang memandang bahwa perselingkuhan merupakan hal yang bisa dimaafkan, namun bagi sebagian orang merupakan perbuatan yang tidak mungkin dimaafkan, karena sesuatu miliknya yang berharga telah dicuri oleh orang ketiga dan tidak pernah bisa dikembalikan lagi.

Hubungan yang retak tidak mungkin menjadi utuh kembali. Bagi sebagian orang, perselingkuhan dianggap sebagai sebuah pesan kepada pasangannya bahwa pasangan masing-masing harus memperbaiki hubungan yang ada.

Signal-signal/ tanda-tanda biasa yang disampaikan oleh para pasangan masing-masing ini selalu dikesampingkan karena itu dengan membuktikan bahwa dirinya masih menarik untuk orang lain selain pasangannya akan membuka mata / membangunkan pasangannya bahwa yang mereka miliki perlu benar-benar dipelihara/dijaga dan bukan untuk disepelekan. Namun perlu ditegaskan bahwa Cinta dalam ikatan perkawinan bukan suatu upah atau imbalan bagi seseorang yang telah melakukan perbuatan sesuai kehendak pasangannya. Justru Cinta harus ditanam dan dipupuk sejak awal apabila pasutri menginginkan bahwa kelak nanti cinta ini berkembang dan memberikan hasil /panen yang dapat dituai.

MENGAMBIL SIKAP, PASCA PERSELINGKUHAN

Suatu hal yang penting adalah pasutri tersebut harus mengambil sikap atau menentukan jalan mana yang harus dipilih. Apakah ikatan perkawinan ini masih dapat dilanjutkan atau tidak?. Apakah masing-masing pasutri bersedia memberikan kesempatan kepada pasangannya untuk mempertahankan ke- UTUH-an keluarga atau rela Keluarganya menjadi RUNTUH?. Jika keUTUH-an keluarga yang dipilih, perlu dibuat komitmen diantara pasangan, tentu pembuatan komitmen ini bisa dibantu dengan cara konsultasi keluarga.

MEMPERTAHANKAN KEUTUHAN KELUARGA

Memperbaiki keadaan bukan suatu hal yang mudah dijalani, terutama memperbaiki kepercayaan merupakan perbuatan yang memerlukan waktu panjang. Luka yang ada akibat perselingkuhan tidaklah mudah sembuh. Pemikiran bahwa ketidak jujuran dan ketidak setiaan merupakan akhir dari sebuah relasi/ikatan perkawinan selalu menghantui dalam perjalan waktu untuk menuju perbaikan relasi. Komunikasi diantara pasutri tidak lagi berjalan lancar.

Untuk mengembalikan ke situasi sebelum terjadinya perselingkuhan perlu dilakukan langkah-langkah /tahapan sebagai berikut: Bagi pelaku perselingkuhan pertama-tama harus bersedia dalam tahapan pertama untuk: – mengakui kesalahannya, – meminta maaf kepada pasangannya dan – memaafkan dirinya sendiri. Jika hal ini belum bisa dilakukan, niscaya hubungannya dengan pasangannya tidak mungkin pulih kembali. Tahapan kedua: – mampu memilih jalan untuk menghentikan perbuatan sebelumnya dan mengakhiri hubungannya dengan orang ketiga tersebut. Bagi Pasangan bukan pelaku Perselingkuhan (Pasangan Setia) bersedia malakukan hal-hal sebagai berikut: – memaafkan pasangannya dan bersedia melupakan kejadian perselingkuhan tersebut, – bersedia melangkah bersama pasangannya kembali, – menghapus pikiran benci dan selalu menyalahkan pasangannya apalagi orang ketiga.

SEBUAH EPISODE YANG DITUTUP DAN MEMULAI LEMBARAN BARU

Motto yang penting bagi para pihak yaitu masing-masing mempunyai kesadaran bahwa “Orang ketiga dalam RT ku telah memilih hidupnya sendiri dan pasanganku telah memilih untuk meneruskan keutuhan keluarga ini”. Selama pasutri masih memikirkan atau membawa-bawa nama orang ketiga dalam setiap perselisihan yang terjadi dalam RT, maka berarti pasutri ini belum mampu untuk menjalani lembaran baru. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa masing-masing baik pelaku perselingkuhan maupun orang ketiga harus memfokuskan diri untuk mencapai kesusksesan penyelesaian masalahnya sendiri-sendiri. Para pelaku perselingkuhan dan orang ketiga dilarang untuk berurusan lagi atau katakan saja sudah tidak punya urusan lagi satu dengan yang lain apalagi ikut campur dalam usaha mencapai keberhasilan masing-masing untuk mempertahankan keutuhan keluarganya.

Sukses tidaknya pelaku perselingkuhan dan orang ketiga meneruskan hidup masing-masing, itu merupakan soal belakangan, yang tidak perlu didiskusikan oleh keduanya. Yang penting adalah bahwa pasutri harus membuka Lembaran baru, sekalipun jika dari perselingkuhan ini telah lahir anak (anak-anak) luar nikah. Pasangan setia ini mampu bersedia menerima anak-anak tdak berdosa ini sebagai anak/keturunan pasangannya yang juga merupakan bagian dari keluarganya (adik atau kakak tiri dari anak-anak kandungnya). Jika lembaran baru tidak dapat dimulai, maka dengan sangat terpaksa pasangan harus memulai hidup baru masing-masing. Dengan kata lain, keputusan perceraian harus diambil sebagai remedi terakhir apalagi jika sudah lahir anak-anak dalam RT ini.

DAMPAK PERCERAIAN TERHADAP KEHIDUPAN ANAK-ANAK

Keputusan untuk bercerai merupakan keputusan berat dan sangat sukar yang harus diambil oleh pasutri. Berbagai pertimbangan perlu diuraikan satu persatu terutama dampak negatif terhadap anak-anak. Perceraian merupakan sebuah proses yang sangat memakan waktu, tenaga, energi, perasaan/emosi. Setelah putusan perceraian dibacakan oleh hakim, proses pasca perceraian berjalan terus seperti: – pemisahan harta perkawinan, alimentasi (kewajiban memberikan nafkah), – penguasaan anak atau kewajiban pengasuhan anak, – perpindahan rumah dan lain sebagainya.

Hal-hal tersebut merupakan hal konkrit dari segi hukum, namun ada dampak yang non konkrit yang terus merongrong jalannya kehidupan dan sangat dirasakan oleh anak-anak seperti misalnya: – perpindahan sekolah dan rumah, – peralihan status ekonomi (tadinya pulang pergi sekolah pakai mobil sekarang pakai kendaraan umum) – hilangnya kepercayaan diri, – kesedihan yang berkepanjangan, – kerinduan terhadap ayah / ibu yang tidak dapat diungkapkan begitu saja, – masalah disekolah seperti ganguan konsentrasi atau pertanyaan-pertanya an yang menyangkut relasi orang tua mereka, atau bahkan cemooh dari teman- teman, – rasa tidak aman karena berada di tengah-tengah 2 (dua) buah bola api yang sewaktu-waktu bisa menyulut mereka atau ketakutan karena hidup dalam suasana yang tegang, pertengkaran dan bahkan adanya kekerasan RT, – perasaan hidup seperti terombang-ambing karena tidak ada kestabilan dalam keluarga, – perasaan seolah-olah mereka harus memilih, membela atau menyalahkan salah satu ortu, dan lain sebagainya.

Pasutri perlu mempunyai kesadaran bahwa anak-anak adalah pihak yang netral. Mereka tidak perlu memilih, memihak atau menyalahkan salah satu ortunya. Kalau mereka ditanya pendapatnya pasti mereka ingin hidup bersama kedua ortunya, tanpa harus dipisahkan karena ortu sudah tidak saling mencintai lagi. Dampak kehidupan ini terus melekat bukan berhenti sampai anak tersebut dewasa tetapi terus mempengaruhi kehidupannya selama di dunia ini dan mempengaruhi keputusan hidup yang harus diambilnya. Tentu saja masing-masing anak akan mencari jalan untuk mengatasi masalah ini, yang satu menggunakan pelarian obat bius dan hal-hal negatif lainnya, yang lain menenggelamkan pikirannya dengan membaca buku dan hal-hal positif lainnya.

Satu hal yang pasti mereka adalah korban dari perbuatan orang tuanya, dan hal ini tentu saja tidak fair. Anak-anak sama sekali tidak tahu apa-apa dan tidak melakukan kesalahan apa-apa serta tidak bisa memilih keadaan yang terbaik untuk mereka, jika keluarga terpaksa tercerai berai. INGATLAH sesulit apapun mempertahankan keutuhan keluarga setelah perselingkuhan dapat memberikan keadaan yang lebih baik dan stabil bagi perkembangan anak-anak. Belum tentu perceraian itu merupakan jalan yang terbaik yang harus diambil bahkan justru dalam berbagai kasus merupakan jalan terburuk bagi kehidupan anak-anak dan menimbulkan trauma bagi kehidupannya dimasa depan.

PENUTUP:

Rusaknya keutuhan keluarga bukan semata-mata bisa dipersalahkan kepada orang ketiga, walaupun orang ketiga ini tentu saja memegang peranan penting. Hal yang pasti adalah bahwa “Kerusakan atau Keutuhan sebuah Keluarga sepenuhnya ada ditangan pasutri ini sendiri” . Kesetiaan adalah sesuatu yang pantas mendapatkan cobaan. Kesetiaan tanpa cobaan bukanlah kesetiaan sejati. Kesetiaan bukan hanya milik pasangan suami-istri tetapi juga Kesetiaan terhadap Allah, Sang Pencipta. Setiap manusia diuji untuk membuktikan kemampuannya apakah dapat tetap setia menjalankan kehendakNYA (termasuk tidak melakukan perselingkuhan) , sehingga pada akhirnya dapat mencapai hasil akhir yaitu kembali kepangkuanNYA setelah meninggalkan dunia ini.

SELAMAT MENGAMBIL KEPUTUSAN.

*) Penulis bekerja sehari-hari sebagai konsultan dalam masalah-masalah Hukum Keluarga Perdata Internasional) . Namun demikian, pengalaman mengajarkan kepada penulis bahwa di dalam praktek, unsur pshysiologis setiap pribadi memegang peranan sangat penting, sehingga pengalaman-pengalam an tersebut sangat menarik untuk dibagikan kepada masyarakat luas.

Diambil dari : Artikel KOMPAS

103 Tanggapan to “Pasca Perselingkuhan”

  1. tata berkata

    saya mohon bantuan sarannya saat ini saya dilanda rasa kecewa. .calon suami saya trnyata pernah berselingkuh d belakang saya, memang kejadian it sudah lma . .tapi kejadian it saat dia sudah brsama saya. . . Saya jadi tahu perselingkuhan itu karna saya mencari tahu seperti calon saya ini, saya minta bantuan teman terdekatnya. .dan temannya menceritakan semuanya kepada saya, saya teramat sedih dan kecewa, apalagi mereka sampai brzina, saksinya memang temannya sendiri karna dy melakukan zinah itu di depan temannya. .saya tanyakan baik2 dgn calon suami saya, dia menjawab. .ya apa yang dceritakan temannya itu kenyataannya,, dia bilang dia menyesal dan tak kn mengulanginya lagi, dia bilang dia melakukan itu karna nafsu dan wanita itu jg pdhal sudah punya psgn dan wanita it jg mengenal saya. . , dari awal knal, saya bilang sama dia saya tidak mau dgn laki2 yang hanya ingin mencari nafsu dan kepuasan. .dia jg mnybut sbagai alasannya dia blang dia tdak ingin melakukan it dgn saya karna dia tahu siapa saya. .rasanya trlalu pnjang mnceritakan kepedihan saya ini. . .saya mohon saran dan bantuannya apa yang harus saya lakukan skarang, apa hubungan ini pntas untuk dilanjutkan atau tidak. .karna rancangan menikah it tgl 1 bulan, kluarga dn rekan lainnya bnyk tahu kmi akan segera menikah. .saya tak sanggup jg melihat orang tua sya sedih karna malu saya membatalkannya tapi jika trus dlanjutkan perasaan masih, sakit, sedih dan kecewa. .sya mohon bantuan dan sarannya ya. .

    • Siel berkata

      Waduhhh……….. dah telat nih komennya……….. bagi saya sih gampang karena terjadi sebelum nikah sih ya tinggal dibatalin aja………… lebih baik menyesal dan malu sekarang tapi sebentar daripada menyesal nanti deritanya berkepanjangan…………. pilihan ada di tangan anda……….. sebab belum menikah aja sudah begitu apalagi sudah menikah…………….

  2. jajat sudrajat berkata

    benar apa yang diuraikan,terjadi pada diri saya,dan pertanyaanya benarkah saya meneruskan RT demi anak2 tp hati ini tak pernah bisa jujur bahwa saya membenci dia,karena tak bisa melupakan bayangan bahwa dia telah berbuat mesum dengan selingkuhannya,jadi kalau boleh tanya,adakah obat hati untuk tidak membenci dia dan melupakan segalanya yang telah dia perbuat karena melupakan itu gampang diucapkan tapi sangat3 sulit dalam kenyataanya palaagi kalau mau beranjak tidur,tolong saranya karena saya sangat ingin sembuh dengan tidak meninggalkan dia dan anak2,trims….

    • Sakit hati karena urusan rumah tangga gampang untuk dimaafkan, tapi sakit karena sebuah perselingkuhan paling susah untuk dilupakan. itu merupakan sebuah penghianatan besar dalam sebuah perkawinan yang suci. Untuk menghilangkan rasa benci kita harus mengingat-ingat kebaikannya kalau masih ada yang tersisa di benak kita dan terus berdoa dan berusaha kapan musibah ini akan berakhir dengan sebuah “Happy Ending” nantinya.

      • Siel berkata

        Sebenarnya segala sesuatu untuk penyelesaian masalah ini adalah pada pribadi masing2………… apa sih yang dicari dari perselingkuhan….??? dibandingkan dengan pertanyaan2 dahulu sebelum menikah……………… apakah saling mencintai??? apakah arti cinta??? apakah janji pernikahan??? bila dasar pernikahan ini tidak kuat………. sebaiknya piirkan dahulu sebelum menikah agar tidak terjadi perkara besar dikemudian hari…………. dan bila ini sudah terlanjur terjadi di dalam perkawinan, untuk orang yang benar2 sadar akan bisa menjawab dengan baik……….. selain pertanyaan diatas, apakah yang akan dilakukan untuk mempertahankan keluarga??? bila tidak bisa dijawab ……………… mulailah pikirkan resiko terburuk………………….

  3. Tentukan sikap . . . pilih keluarga atau pilih berselingkuh. Ambil keputusan tegas jangan ragu dan bimbang. Kalau mau selingkuh berpikirlah yang cerdas, jangan sampai merugikan pihak lain. Istri jangan digantung-gantung, kasihan tidak jelas masa depannya.

  4. Perbuatan selingkuh merupakan KDRT yang menyakitkan istri atau suami. Bagi pelakunya harus diberi sanksi hukuman yang setimpal. sebagai contohnya adalah sms mesra, telpon mesra, bertemu sembunyi-sembunyi, pulang larut malam dll. Kalau ketahuan ditegur malah marah-marah dan menyalah-nyalahkan istri atau suami dengan berbagai macam alasan sebagai tindakan pembenaran dari perbuatan selingkuhnya. Sudah salah tetap berusaha membela diri dan menyalahkan pihak lain. Inilah yang pada rata-rata pasangan pasutri yang coba-coba berani selingkuh . . . apakah anda setuju dengan komentar saya . . .

  5. wahyu berkata

    Bagaimana kalo pasangan yg melakukan perselingkuhan msh tetap dalam satu kantor karna tidak mungkin keluar kerja dan pindah kantor..dan bagaimana menghilangkan rasa khawatir sbg istri jika suami tetap satu kantor dgn pihak ketiga

    • Siel berkata

      Dibutuhkan pengorbanan yang sangat besar untuk menjaga RT agar tetap utuh………………. bagi yang baru bertobat dari perselingkuhan……… memang sih bagusnya pindah kantor atau pindah perusahaan…….. namun bila tidak memungkinkan………….. yang bisa dilakukan adalah perubahan sikap yang bisa dilihat oleh pasangan masing2………… mulai dari bentuk perhatian, dan kedisiplinan akan penepatan ucapan…………. dan bagi pasangannya butuh kesabaran yang luar biasa dan kepercayaan……….. sebenarnya segala sesuatunya adalah masalah komunikasi dan saling pengertian, inilah yang disebut kedewasaan berpikir………… dan memang sudah jarang ditemui yang namanya kedewasaan berpikir dari orang2 yang sudah menikah di jaman sekarang ini …………….sebab jaman sekarang adalah jaman pemenuhan egolah yang nomer 1…………….. itulah mengapa saya menyebutnya butuh pengorbanan yang sangat besar……………. semoga dapat membantu………………

  6. pranoto berkata

    saya seorang suami dan telah mempunyai 3 orng anak. istri saya telah berselingkuh dengan orang yg telah beristri dan beranak 2 dan ketika istri saya ketahuan bahwa istri telah berselingkuh dan telah sampai pada taraf zina dan terus berulang ulang sampai sampai sebagian besar teman dan keluarga memberi solusi agar diceraikan saja.saya menolak karena nasib anak anak saya bagaimana dan saya masih mencintai istri saya.dan saya lupa bahwa setiap ketahuan selingkuh istri saya saya hajar dalam artian tampar dengan maksud agar kembali kejalan yang lurus.tetapi pendapat istri saya minta diceraikan karena sudah tidak ada rasa cinta kepada saya.padahal kalau boleh jujur istri saya sering ditelantarkan oleh pasangan selingkuhannya.tetapi sulit sekali memberikan solusi untuk istri saya.mohon saran dan pendapat bapak,sampai saat ini saya masih bingung dengan keputusan yang terbaik untuk anak anak saya dan keluarga.

    • Siel berkata

      Sebenarnya banyak faktor yang memperngaruhi kondisi seseorang itu berselingkuh……… dan banyak dari mereka yang berselingkuh mengalami kesulitan untuk mengatakan sejujurnya apa penyebabnya……… dan tidak sedikit pula dari mereka yang tidak tahu apa penyebab utamanya………….. dalam kondisi ini sangat dibutuhkan kedewasaan berpikir dari kedua belah pihak…….. masing2 harus bisa melihat kedlam diri…….. apakah yang menyebabkan semua ini………..

      Bagi istri anda……… dalam kondisi ini……… dia sedang mengalami cinta buta/cinta gila…….. segala pandangan dia terhadap selinghkuhannya adalah yang terbaik dan indah……….. sedangkan di rumahnya sendiri walaupun tentram dan nyaman bagaikan neraka……….. kasus ini cukup sulit sebab dibutuhkan banyak pengorbanan………… kasih sayang………. sehingga suatu saat istri anda bisa tersadarkan bahwa kondisi perkawinan yang sudahterjadi adalah yang sebenarnya……….. bukan terjebak di dalam ilusi lagi……..

      Bila anda ingin mementingkan kondisi keluarga……….. walaupun keputusan akhir adalah berpisah……… pertimbangkanlah segala hal………. yang menjadi pertimbangan adalah kondisi kejiwaan anak2……… apakah dengan berpisah, kondisi pertumbuhan anak2 bisa lebih baik……….. pertimbangkan…….. karena jika anda membiarkan istri berselingkuh terus dan ini terus berlanjut akan tidak baik juga buat anak2……… saya disini hanya bisa menyajikan kemungkinan2……. mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan buat anda……… semoga keluarga anda bisa menjadi lebih baik lagi……………

  7. dorayaki berkata

    bagaimana caranya memulihkan hubungan intim antara suami dan istri paska perselingkuhan. Saya salah satu yang melakukan kesalahan perselingkuhan ini, tetapi saya sudah memutuskan untuk berpisah dengan pasangan selingkuh saya. Celakanya ketika saya ingin kembali kepada pasangan saya saya tidak bisa lagi merasakan dan menikmati keindahan hubungan suami istri seperti ketika sebelum berselingkuh. Dan hati saya berkata kepada diri saya bahwa saya hanya bisa berhubungan suami istri dengan mantan selingkuhan saya. Terus terang saya kecewa dengan mantan selingkuhan saya karena dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami dan kembali kepada pasangannya.Saya mohon bantuan dan saran.

    • Siel berkata

      menurut saya justru keputusan untuk mengakhiri itu adalah yang terbaik………… janganlah anda terlena pada ilusi perselingkuhan itu terus menerus………… memang paska perselingkuhan dibutuhkan perjuangan bagi anda untuk kembali ke kondisi semula………. untuk membangkitkan asmara anda kembali pada istri………. teguhkanlah dalam hati bahwa pasangan anda aadalh yang terbaik dan segalanya mulailah lakukan kembali apa yang anda lakukan pada saat pacaran dulu………. bila dilihat dalam kondisi ini, anda masih membandingkan istri dengan selingkuhan anda dan anda masih betah dengan ilusi tersebut………. hati2lah……… ingatlah selalu segala yang ditabur akan dituai………. entah bagaimanapun caranya……… itu semua hanya permainan pikiran……….. menurut saya, anda juga sebenarnya sudah mengerti………. hanya tinggal keinginan/tekad……. mau atau tidak untuk kembali kejalan yang benar…………….

  8. Melakukan perselingkuhan berarti menzalimi hati pasangannya, sedang perbuatan zalim tidak ada kata lain selain dosa.. perselingkuhan tak mungkin tidak melakukan perjinahan baik jinah secara reel maupun via multimedia… sedangkan perbuatan jina adalah dosa yang tidak terampuni no 2 setelah dosa syirik…. maka sadarlah hai manusia… bahwa hidup di dunia ini hanya sementara yang kekal dan abadi adalah kehidupan alam baka…..

    junjung tinggi ikatan pernikahan diatas segalanya, yakinlah perbedaan dengan pasangan adalah anugrah yang diberikan tuhan untuk kita sikapi dengan bijak… kunci dalam menyikapi semua perbedaan adalah “KOMUNIKASI”.

    INGAT…semua agama mengajarkan kebaikan… maka dekatlah dengan tuhan jika kita dalam masalah… jangan curhat dengan lawan jenis… jangan bicarakan kejelekan pasangan kita pada pria/wanita lain… walau bagaimanapun pasangan kita adalah pakaian buat kita… pupuk dan binalah cinta selama dalam pernikahan, sirami Ia… jangan biarkan cinta itu menjadi gersang… dimakan usia pernikahan… karena pada hakikatnya berumahtangga itu adalah perjuangan….

    SEMANGAT….

    • mry berkata

      tapi saya dendan sama pasangan yang telah menyelingkuhi istri saya apa saya bisa menuntut….? saya pilih untuk melanjutkan pernikahan dana saya coba untuk memafaakan istri saya walau sulit.

      • Siel berkata

        saya hanya bisa memberi saran, tidak baik anda menyimpan dan memelihara dendam. Yang lalu biarlah berlalu, maafkan saja semuanya, jangan sampai anda terlalu sibuk memikirkan dendam dan akhirnya melupakan dan melewatkan momen kebahagiaan yang seharusnya dapat anda raih dan nikmati bersama keluarga anda. Cobalah anda renungkan, setelah anda membalaskan dendam anda, lalu nafus amarah anda terpuaskan, apakah yang anda dapatkan setelahnya……..???? saya jamin emosi, kemarahan, dan nafsu dendam itu tidak lah hilang namun kekosongan jiwa anda akan semakin besar dan membebani anda sehingga kebahagiaan rumah tangga tidak dapat terjadi dan anda rasaakan lagi………. semoga bermanfaat yaa………

  9. Bagaimana cara melupakan perselingkuhan yang dilakukan pasangan, sehingga rumah tangga dapat kembali berjalan dengan baik… dan stabil…

    mohon petunjuk-Mu siel…!!!

    Bagaimana caranya agar pasangan kita tidak kembali pada perselingkuhan…

    Apa yang harus kita lakukan pada pasangan selingkuh pasangan kita? sementara pasangan kita sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan melakukan-nya lagi tapi pasangan selngkuhnya masih mencari cara untuk tetap berhubungan dengan pasangan kita…

    • Siel berkata

      dibutuhkan tekad yang bulat dari pasangan anda yang berselingkuh untuk benar2 mengutamakan keluarga………. dan dibutuhkan kesabaran, kepercayaan, dan pengertian pada diri anda untuk pasangan…………….. coba cermati…… apa sih yang pernah kalian lakukan waktu pacaran dulu……. ketika segala sesuatu dirasakan indah……..??? mengapa tidak dilakukan lagi……… lakukanlah segala sesuatu yang kalian berdua pahami dan sukai…….. dan kembangkanlah itu setiap hari………. komunikasikanlah segala sesuatunya berdua………. bila kalian memang pasangan yang solid……. saya rasa…….. gangguan apapun dari luar tidak akan bisa masuk…… yang dibutuhkan adalah kedewasaan pikiran dan komunikasi………. inilah yang banyak tidak dimiliki oleh pasangan2 yang tidak harmonis………..

  10. ferdinand berkata

    saya seorang single dan dalam waktu dekat ini akan menikah dengan pacar saya yang sekarang, saya pernah menjalani hubungan dengan wanita yang sudah bersuami sekitar setahun yang lalu, sekarang dia sudah bercerai, namun tetap mengharapkan saya terus, bagaimana cara menjauhi pasangan selingkuh yang selalu mengejar kita? bahkan menuntut untuk dinikahi. padahal saya sudah memutuskan hubungan itu secara baik-baik dan dia juga sudah menerima itu semua, mohon penjelasan dan solusinya.

    • Siel berkata

      Mungkin hanya kesabaran dalam menghadapai mantan anda yang dapat membereskannya. Komunikasikanlah dengan kekasih anda tentang semua ini sehingga dia mengerti tentang situasi ini, ini sangat penting. Segala sesuatu yang berhubungan dengan mantan anda hilangkanlah termasuk ganti no tlp. Bila sang mantan mendatangi anda, sabarlah, tenangkan hati jangan gunakan emosi berbicaralah selalu tentang posisi masing2 berilah pengertian sehingga hatinya damai dan bisa merelakan. Ingatlah kuncinya adalah kesabaran. Semoga bisa menjadi masukkan, ini hanya berupa saran saja ya……

  11. Haifa Rashid berkata

    Sungguh bijak, smg bisa menggugah hati setiap pasutri

  12. resta berkata

    saya berselingkuh selama 5 bulan dan hanya melalui sms mesra setiap malam…..ketika pasangan selingkuhan saya memutuskan hubungan saya setuju karena saya sdh tau resikonya….dan pula saya sadar cepat atau lambat semua ini akan terjadi…
    dia adalah atasan saya kita bertemu jarang setahun paling hanya 2 kali….saya tdk sedih tapi juga tidak senang…..dampaknya setiap sy melihat suami sy merasa sangat bersalah…apa yg harus saya lakukan ketika saya bertemu dengannya nanti…karena saya juga punya perasaan suka padanya….

    • Siel berkata

      perasaan suka pada hati perempuan memang cukup sulit dihilangkan………. dibutuhkan pikiran yang fokus pada masa2 bahagia bersama suami……… meluangkan banyak waktu berkualitas bersama suami ……… seperti masa2 indah dahulu….. mungkin anda bisa melakukan napak tilas selama pacaran dulu………… ingatlah sentuhan itu sangat penting untuk menjalin kontak perasaan lebih erat…….. anda cukup beruntung karena perselingkuhan ini baru sebatas sms saja….. sebagai awal mungkin anda bisa memulai dengan menghilangkan segala sesuatu yang dapat mengingatkan anda dengan selingkuhan anda…….. bisa dimulai dari barang2 dan no HP…… mulailah ubah pemikiran anda ketika bekerja dengan apa yang akan anda lakukan bersama suami nanti malam…….. atau ingin membuat kejutan…….. atau ingin memasak masakan kesukaan untuk suami…… sehingga pikiran anda pada selingkuhan akan mulai terkikis………. dibutuhkan keikhlasan… rasa bersyukur… bahwa anda sudah memiliki keluarga yang bahagia……. pikirkanlah keluarga2 lain yang hancur dan merubah kehidupan mereka seperti neraka……..

      Semoga dapat membantu…………

      • resta berkata

        belum ada satu bulan pasangan selingkuh saya mengajak saya kembali dgn nya….kali ini dia katakan ‘ingin have fun, tdk pake hati, tdk boleh tanya kerjaaan just u and me’ katanya….jujur sy tdk percaya tp tetap suka stp kali dia sms….apa sih motivasinya…..saya tidak mengiyakan….saya diamkan saja….permintaannya….

      • Siel berkata

        ambil keputusan dengan tegas buuu………… masa depan anda dan keluarga adalah taruhannya……….. bila memungkinkan sih akan lebih baik……. hilangkan NO kontak hpnya……. jika ada 2 hp……. 1 buat keluarga dan teman2…. dan yang 1 lagi buat urusan kantor…………bisa dimatikan hpnya seusai lepas kerja…. ^^ Cuma saran saja……. motivasinya ya kalian berdua sudah ada permainan hati disana……. hati nurani…… jauh di dalam hati yang terdalam……… anda pasti mengakuinya……..

      • resta berkata

        trimakasih seal atas sarannya……pasti saya akan coba….walau intensitas dia menghubungi saya…lebih dari sebelumnya…..kadang saya merasa terhibur juga, ketika suami sudah tidur atau disibukkan dengan pekerjaannya…..ada dia yang datang walau hanya lewat sms krn kita ada jarak jakarta – semarang…..kadang intuisi dia juga tepat di saat saya sendiri pasti dia datang lewat sms bahkan disaat saya sedang memikirkannya atau mengharapkannya pasti dia sms seperti ada feelling yang nyambung…….heheheh……saya bersyukur juga sih untung kita jauh coba kalo dalam satu kota bisa setiap hari bertemu….pasti sulit untuk saya mengakhiri dan bersikap tegas padanya…tapi bukannkah cepat atau lambat itu harus terjadi…mungkin benar diantara kita sudah terjadi permainan hati….kalau tidak untuk apa dia memutuskan kemudian meminta saya kembali…..semoga dalam waktu dekat dia tidak bertugas ke kota ini………

  13. vinu berkata

    Saya sangat stuju dgn artikel diatas.pd kenyataannya,itu smua terjadi dlm pernikahan saya,tepatny baru 3bln nikah,pengkhianatan itu terjadi dan baru benar2 diakui suami stlah 3,5th pernikahan dan sdh ada anak di perselingkuhan suami saya sedangkan anak yg saya lahirkan merupakan anak pertama bagi saya dan anak kedua bagi suami saya. Meskipun sempat hampir cerai,namun akhirnya rujuk dgn sgala keterpaksaan dihati ini. Rasanya amat sangat gak enak menjalankan hubungan stlah adanya pengkhianatan. Saya tidak nyaman,tidak tenang,tidak ada rasa percaya lagi,rasa percaya diri pun tidak ada. Semua coba saya jalani krn anak2. Sudah ada 3anak yg saya lahirkan,meskipun saya tidak menginginkan anak ke2 dan ke 3 dari suami saya. Saya terpaksa hamil krn suami memaksa dan saya tidak punya kekuatan utk pergi dari rumah,dengan segala ancaman saya jadi takut,meskipun pernikahan ini menyiksa batin tapi tetap saya harus bertahan disini demi anak2,meskipun saya harus melayani suami yg sudah tidak saya cintai lagi. Solusi apa yg terbaik untuk saya bisa merasa tenang menjalani kehidupan ini??jujur,bila jauh dari suami,saya merasa nyaman dan bersemangat. Tapi kalo saya memikirkan diri saya,bagaimana dgn anak2. Sampai saat ini,suami saya msh berkomunikasi tanpa sepengetahuan saya,karna sudah ada anak dari perselingkuhan itu. Mertua saya yang saya harapkan bisa membantu saya lepas dari anaknya,malah terus2an menyalahkan saya karna kalo cerai itu berarti saya ibu yang jahat,saya disuruh tetap bertahan dan menelan penderitaan ini sendiri. Mohon solusinya? Jujur saya cape harus berpura2 senang melayani suami diranjang.padahal sudah hilang rasa kenikmatan duniawi itu.

    • Siel berkata

      Pertama2 saya turut prihatin dengan yang anda alami. Perasaan terhianati di hati perempuan akan sangat menorehkan luka yang dalam mungkin hampir tak tersembuhkan……….. namun bukan berarti tidak akan sembuh……….. Segala sesuatunya adalah pilihan dan setiap pilihan tentunya mengandung resiko………. yang penting selalu adalah komunikasi…… bicarakanlah segala sesuatunya pada suami anda……… dan apakah dia perduli dengan perasaan anda ini………??? Bila suami anda seorang yang bertanggung jawab seharusnya dia akan merasa bersalah dan berpikir mengenai kebahagiaan rumah tangga…. bukannya meneruskan perselingkuhan………. bila tidak ada pebaikan…. ada beberapa opsi yang dapat diambil oleh pihak perempuan dengan resiko tidak ada yang enak…….. namun dalam mengambil pilihan itu ….. pikirkanlah dengan jernih fokuslah pada yang paling utama dalam hidup anda…..

      1. Perceraian. Merupakan pilihan yang sangat berani dan penuh resiko……. sebelum anda mengambil jalan ini….. pikirkanlah bagaimana solusi dengan anak2 anda…….. mulai dari biaya hidup…….. kasih sayang…… dan tentunya jika anda mulai bekerja…… waktu untuk anak2 akan sangat terbatas……. butuh perencanaan yang matang…….. Namun disini hati anda akan tersembuhkan… dan jika berjodoh bisa menemukan suami yang baik dan membentuk keluarga yang sehat……..

      2. Tetap bertahan. Pilihan yang benar2 berat, dimana anda akan mengorbankan seluruh hidup anda dengan mengalami derita bathin yang sangat kompleks dan nantinya akan berimbas pada faktor psikologis anda. Ingatlah apapun yang terjadi jangan pernah melampiaskan pada anak anda. Bagi orang2 yang memilih jalan ini, mereka akan mengorbankan kenikmatan itu dengan diganti dengan yang lain…… dan mengabdikan kehidupannya demi anak2 mereka…….. hati anda akan sembuh seiring anda merubah sudut pandang dan fokus kehidupan anda……… kesabaran adalah kunci…….

      Tentunya dari kedua pilihan diatas memiliki konsekuensi yang sangat berat…….. anda bisa datang pada psikolog perkawinan agar anda lebih mengerti situasi yang akan anda hadapi……..

  14. Dimas berkata

    memang benar apa yg dikatakan semua itu dalam artikel dimaksud, tapi apalah daya tangan tak sampai, kita ini manusia biasa dan tdk menutup kemungkinan selalu mendapat kesalahan, sebenarnya kalau manusia itu tahu apa yg didepan terjadi tdk lah mungkin akan melakukan hal itu. coba kita bayangkan banyak ornag yg pandai dlm agama entah itu kiyai atau bukan buktinya banyak yg terjerumus pada perselingkuhan meski ujung2nya kawin sirih. seyogyanya kalau kita kaji bahwa orang berselingkuh pasti ada sebab, entah itu perkawinannya yg dia jalani mulai dari 0 thn samapai sekian tahun tdk menemui kenadala apa2 nah disaat umur sekian baru menemukan kehidupan baru yg tdk perna ia rasakan, mukin pada awal perkawinan sudah ada bibit tidak senang tapi sudah terlanjut dan berjalan, mungkin sang istri terlalu proteksi pd suaminya sehingga suami kurang bebas, mungkin juga dengan keluarga yg kurang harmonis. nah hal2 yg demikian ini dapat meninmbulak perselingkuhan yg berarti, salah satunya saling curhat dan saling mengisi kebahagian hidup. hal2 seperti ini mestinya tdk perlu direpotkan lagi karena hal tersebut sdh merupakan ketidak cocokan dalam rumah tangga, jadi kata lain perselingkuhan jangan disalah artikan yg negatif mestinya dengan adanya perselingkuhan itu ya sdh barang tentu suatu tidak cocok dalam rumah tangga. sekian pendapat saya dan mohon maaf bial ada salah

  15. desi berkata

    Saya adalah seorang istri dengan 2 anak. 4 bulan yang lalu saya mendapatkan sebuah pengakuan dari suami bahwa dia telah berselingkuh dan berzina dengan teman kantornya. Saya sangat kelimpungan mendengarnya, serasa tidak percaya, dan entahlah, saya bingung.. tp suami saya telah bertobat, dan janji tidak akan mengulanginya lagi. Bahakn ibadahnya suami pun menjadi sangat rajin. Hati kecilsaya, saya masih sayang sama suami, apalagi melihat keimanan suami sekarang, saya bangga. Tapi ada hati kecil saya yang merasa dendam terhadap pasangan selingkuhan suami saya, yang telah menggoda suami saya. Suami dari wanita tersebut tidak mengetahui bahwa istrinya telah berselingkuh dan berbuat zina. Perlu kah saya ngasih tau pada suami wanita tersebut, apa yang sebenarnya telah terjadi? Sementara suami saya sangat memohon aib ini dirahasiakan. Tapi saya gak rela melihat wanita tersebut dapat berlenggang tetap bekerja satu kantor dengan suami saya, seperti tidak pernah terjadi apa pun. Namun memang, wanita tersebut telah mengetahui bahwa saya telah mengetahui segalanya. Dan dia juga menjaga sikapnya sekarang dengan mengurangi kontak dengan suami saya. Perlu diketahui, suami wanita tersebut juga satu kantor dengan suami saya, tapi beda divisi, dan kami berempat saling kenal. Mohon sarannya.

    • Siel berkata

      dalam berumah tangga yang penting adalah keluarga…….. abaikanlah yang lain…… jadi jika keluarga anda sudah harmonis kembali dan suami sudah menyadari kesalahannya………. sebaiknya sudah tidak perlu dipikirkan lagi yang sudah berlalu…. mengenai urusan wanita lain itu… juga tidak usah dipikirkan dan diurus…. karena itu akan menguras perhatian anda… memupuk rasa dendam itu tidaklah baik…. sebab nantinya akan terbawa ke urusan rumah tangga jadinya…. biarkanlah…. sebab segala yang salah akan mendapatkan ganjarannya…. cepat atau lambat…. akan lebih baik doakanlah yang baik sehingga…. segala sesuatunya akan menjadi lebih indah…. semoga bermanfaat………. ^^

      • histia fiah berkata

        makasih ya siel atas saran nya aku akan berusaaha melupakan kebencian dan dendam ini demi kebahagiaan kita seutuhnya tuk masa depan,,,
        walau sakit mendengar pengakuan pasangan telah selingkuh harus aku berusaha menerima keputusan atas perubahan nya yang berjanjji akan berubah mengembalikan keceriaan seperti dulu,,,

      • Siel berkata

        sipppp……. mulailah dari awal lagi seperti ketika pacaran dulu…. ingat kembali… mengapa anda mencintainya…. teguhkanlah itu sekali lagi bersama pasangan anda…. semoga dapat menggapai masa depan yang lebih indah…………

  16. wanda berkata

    saya istri dengan seorang anak, suami saya sering sms mesra dengan teman wanita dikantornaya, pernah juga mumbut folder foto-foto mereka dengan judul LOVE, meraka juga saling membelikan kado baju dengan sembunyi2 tapi akhirnya saya tau juga. saya pernah bertanya pada suami saya apakah mereka ada hubungan istimew? suami saya menjawab itu hanya gurauan yang biasa dilakukan dikantor dan berjanji tidak melakukannya lg. akan tetapi sampai tiga kali dia tetap saja berbuat yang sama. apa yang harus saya lakukan sekarang karena suami kembali memberikan janji? apa saya mesti memberi maaf atau bagaiman? mohon bantuannya…. terimakasih

    • Siel berkata

      pertobatan dari rasa bersalah itu dilihat dari apa yang dilakukannya kemudian bukan sekedar omongan…. seorang kepala rumahtangga itu dilihat dari tanggung jawabnya…………… perkataan haruslah sesuai perbuatannya………… anda sebagai isteri harus bisa menopang dan menjadi penolong yang sepadan untuk dia………….. bila suami belum bisa membuktikannya…. hmmm…mungkin sebenarnya anda sendiri mengetahuinya…. hadapi ralita …. coba aja buat suatu perjanjian… jika dia sudah tidak akan mengulanginya lagi…. lalu dia ternyata tidak menepati janjinya……… tanyakan apa konsekuensi yang dia inginkan…………. jelaskan bahwa khususnya kehidupan setiap anggota keluarga akan menderita dan itu tidak sementara namun akan terasa seumur hidup….dan pada umumnya nama keluarga dari kedua belah pihak….. tempatkan dia untuk bisa menjadi seorang kepala rumah tangga sebenarnya….

      Bila akhirnya terjadi lagi…. lakukanlah konsekuensi itu…. tunjukkan bahwa anda tidaklah bermain2 dengan urusan yang sangat serius ini…………. ingatlah anda adalah penopang dan penolong yang sepadan…. keseriusan anda akan menjadikan dia menjadi orang yang lebih baik…………… bersama anda atau pun tidak nantinya………….

  17. elnino berkata

    saya menikah sudah 5 tahun dan sudah di karunia anak umur 3 tahun. saya lagi bermasalah dengan istri 15 Feb kmrn saya berantem dengan istri gara2 istri ketahuan selingkuh ( menurut pengakuan cuma sms dan tlp ) pas berantem saya sempet katain dia perempuan kaya maap ( jablay ) yg mau duitnya tapi ga mau orangnya, paginya kita ngobrol berdua dan dia bilang minta maaf dan saya pun memaafkan karena dia bilang tidak akan meneruskan perselingkuhannya. tapi giliran saya minta maaf tentang masalah omongan Jablay dia tidak terima eh skrng malah pulang ke rumah orang tuanya. saya tidak mau berpisah karena saya msh sayang dia dan tidak ingin anak jadi korban. please help me

    • Siel berkata

      Hmmm…. kalian adalah pasangan yang sudah dewasa…….. datangilah isteri anda dan bicarakan dengan baik2…. setiap orang pasti pernah berbuat salah……… namun orang yang berhasil berubah menjadi orang yang lebih baiklah yang akan meraih kesuksesan dalam berumah tangga………….. katakan bahwa keadaan ini tidak bisa didiamkan terus…. hidup itu terus bergerak dan maju…. sehingga kebahagiaan dan kerukunan dalam berumah tangga bisa diraih………… apakah dia mau meraihnya atau tidak…. mulailah berpikir lebih dewasa…………apa yang dia lakuakn sekarang adalah bentuk diam dalam proses kemajuan berumah tangga…. saling mengerti dan memaafkan adalah kunci untuk meraih kerukunan berumah tangga………. jadi… mau sampai kapan bentuk diamnya terus dilakukan…….???

  18. saya seorang pria sdh berumah tangga dg 2 anak,sdh setahun lebih saya menjalin kasih lagi dg mantan pacar saya hingga sering tidur bersama,skrg hubgn asmara dg mantan pacar sdh agak renggang krn kluarga dia lagi bermasalah,dia mnta diceraikan kpd suaminya,dan suaminya gak peduli krn posisinya msh krja k luar pulau. smntra itu dia mgharapkan saya kmbali baikan dg istriku supaya rukun lagi, dan dia mau mlangkah dg org baru yg lom tau orgnya,tapi sdh saling nyambung lewat tlpon dan sms,saya mau balikan ma kluargaku,dan akupun brharap dia kmbali kpd suaminya,tpi dia tetep menolak dan mau melanjutkan proses cerai dg usahanya sendri..dan skrg dia tetep akan menjalin dg org yg bru dikenalnya meskipun lewat salah sambung…. aku kwatir dia kena tipu oleh org yg iseng,,, aku gak bisa berbuat apa2krn aku tdk dibolehkan ikut campur urusannya,dan aku msh sayang dia… giman ini??????

    • Siel berkata

      Anda sekarang posisinya sebagai sahabat……… yang bisa anda lakukan adalah mengingatkan, memberi masukkan tentang segala sesuatu yang bisa terjadi dan bagaimana penyelesaiannya……… berlakulah sebagai sahabat… dia melakukan itu juga demi anda, keluarga anda dan diri sendiri…… hormatilah itu…….

  19. rida berkata

    suami saya selingkuh ke 2 kalinya, dan sudah 3x saya maafkan ketika dia berselingkuh.. Dia bahkan meninggalkan saya dan 2 anak saya tanpa nafkah lahir batin selama 7bulan. Skr selingkuhannya hamil 5bulan dan sifat asli selingkuhannya terkuak sampai akhirnya suami sy meninggalkan selingkuhannya dan ingin kembali kepada saya. Dia menyesali dan memohon maaf… Tetapi trauma sakit hati saya sudah terlampau dalam kepada suami karena perbuatannya saya dan anak2 yg menjadi kehilangan semua yg kami miliki bahkan teror dan kekerasan. Skr suami saya menganggur karna selingkuhannya. saya ingin bercerai.. Tapi terkadang saya kasian kepada anak2 saya yg masih balita, mereka tdk bersalah dan masa depan mereka pun akan berubah dampak dr perceraian itu. What should I do ? Saya sangat mencintai dan menyayangi anak2 dan tak ingin menyakiti mereka…

    • Siel berkata

      Banyak jalan menuju roma……… banyak jalan menuju kebahagiaan……… ketika Bahtera rumah tangga mulai berlayar……. ketika dalam perjalanan awalnya indah …… namun perjalanan itu tidaklah selalu mulus…… ketika bahtera itu diterpa angin kencang… ketika bahtera itu diterpa gelombang yang sangat ganas………. bahkan membuat bahtera tersebut retak……. dan sang nahkoda melompat menuju kapal lain…… sudah pasti para penumpang kapal akan kehilangan arah…. akan bingung menentukan tujuan…….. belum lagi bahtera itu sudah hampir hancur dan tenggelam……… andalah satu2nya yang harus mengambil keputusan…. untuk mencapai tujuan itu…….. dengan atau tanpa bahtera itu……………..

      Dalam kasus ini….. ada beberapa pilihan yang dapat diambil….

      1. beberapa keluarga mengambil keputusan untuk bercerai… dikarenakan …. untuk mendidik sang buah kasih…. tidak dengan kebohongan dan penuh kepura2an antara perasaan kedua orang tua… sang buah kasih bisa diberi pengertian tentang perpisahan ini…….namun yang pasti kedua orang tua harus sepakat untuk tetap menjaga kasih sayang dari kedua orang tua tersebut……. bisa dengan saling membagi waktu masing2 untuk anak2 sehingga kasih sayang itu tidaklah timpang…

      2. Pertimbangan lainnya… dengan tidak bercerai… dimana sang istri memaafkan dan menerima kembali sang suami… dikarenakan untuk mendidik sang buah kasih haruslah lengkap sebagai orang tua…. namun disini dibutuhkan kebesaran hati dari sang istri untuk memaafkan dan menerima kembali sang suami……. dan sang suami benar2 bertobat dan kembali menjadi kepala rumah tangga yang sebenarnya……. untuk keduanya dibutuhkan rasa cinta yang besar, komitmen, saling percaya, dan komunikasi untuk memperbaikinya……. pilihan ini sangat lah jarang terjadi……….

      3. Istri terpaksa menerima suami karena alasan anak…… sehingga seumur hidup menanggung beban sakit hati yang mengakibatkan imbas negatif terhadap keluarga……. serta suami kadang hanya berpura2 untuk bertobat namun akhirnya diulangi kembali dengan lebih hati2……. hal ini bisa salah satu terjadi atau keduanya terjadi…….. inilah yang sering terjadi….. sehingga yang terkena imbasnya adalah sang buah kasih…… dimana mereka akan tumbuh dalam segala kepura2an dan menjadikan trauma jiwa yang sangat dalam………. hati2lah……..

      Bila anda ingin mencoba…. tenangkanlah dahulu pikiran, hati dan perasaan anda… dengan kembali ke keluarga dahulu……. ambilah waktu dengan batas tertentu sampai perasaan anda tenang sehingga anda bisa mengambil keputusan yang terbaik denganb pikiran yang jernih untuk anda, anak anda, suami anda dan selingkuhannya……… rundingkanlah dengan keluarga anda…… sehingga pendidikan, pemberian kasih sayang anak anda tetap bisa diberikan…….. saya cukup mengerti dengan berbagai macam bentuk perasaan perempuan… dimana ada yang sanggup bertahan, ada yang tidak…….. itu hal yang wajar…. untuk itulah butuh waktu dan lindungan dari keluarga….. semoga dari tulisan ini anda mendapatkan masukkan untuk jalan keluar masalah anda………. be Strong….

  20. Rudi berkata

    Istri sy sd selingkuh skitar 2 thn yg lalu nmn smp skg sy ms sulit utk benar2 ikhlas & sy ms dendam trhdp prianya karna dgn enaknya istri anaknya tdk tau shimgga hub dgn keluarganya ttp tenang. Sy nyesal dl tdk mendatangi pria itu. Sy sbnarnya ms sayang kpd istri sy namun sy tipikal org yg jika sd dikhianati mk smakin sy sayang kpd org mk smakin sulit utk menerima. Sering rasa sakit hati ini ms muncul namun hny bs sy pendam. Dan ini diperparah dgn sikap istri sy yg tdk romantis lg & dgn mudah mengucap cerai jika sdg bertengkar. Intinya gara2 selingkuh membuat hub kami berubah. Sy ingin pisah namun sy ms sayang. Dilematis. Buat sy sbg suami, apa yg dilakukan istri sy sd mengoyak hrg diri, kepercayaan dan jati diri sy. Sy tdk bs menjadi sy yg sbenarnya lg

    • Rudi berkata

      Sebagai tambahan, sy sd menikah 15 thn & memiliki 2 anak. Istri sy sd tdk melakukan perselingkuhan lg namun mungkin karna dia kemudian merasa ternyata bs mencintai pria lain mk sikap kpd sy pun berubah shingga mudah mengucap cerai karna dia merasa bs dgn mudah mendpt pengganti sy jika cerai

      • Siel berkata

        Hmmmm… mungkin anda boleh mempertimbangkan……… bahwa segala sesuatu yang membuat anda tidak bahagia selama ini adalah diri anda sendiri……….. kita fokus pasca perselingkuhan dan kerukunan, kebahagiaan rumah tangga anda……… mungkin dalam RT anda…. masih ada permasalahan dalam diri anda sendiri……… menumpuk dan memupuk sakit hati dan dendam terlalu lama tidak lah baik untuk kesehatan fisik, jiwa dan keutuhan RT anda………. coba dalam situasi ini anda jangan menyalahkan istri anda terlebih dahulu…….. jangan sibuk dengan dunia sendiri dahulu………. lepaskanlah segala keegoan anda…… itu adalah aura negatif yang akan membebani bukan hanya anda saja namun pada seisi rumah anda… padahal itu adalah hal yang tak berguna…….. mulailah gantikan dengan hal positif……….. memang RT anda dalam kondisi jenuh……… ditambah lagi dengan pengalaman yang menyakitkan…….. sudah saatnya anda mengenang kembali masa pacaran dahulu…….. mengenang kembali mengapa anda mencintai perempuan yang mendampingi hidup anda selama ini dan anda bisa banyangkan sudah 15 tahun……dan itu suatu perjalanan yang cukup panjang dan sebuah prestasi nbagi anda…… apakah anda akan melepaskannya???…….. bersyukurlah dengan apa yang sudah anda miliki……… sebagai kepala RT…. biduk bahtera RT…. andalah yang menentukan… apakah perahu itu akan anda perbaiki dan kemudian mengarungi kembali lautan hidup yang indah ini dan dinikmati atau anda akan hancurkan sehingga para penghuni kapal itu akan tercerai berai … sehingga tidak sempat menikmati perjalanan lautan kehidupan yang indah ini… padahal kesempatan itu hanya datang sekali………..??? kesenangan, kebahagiaan yang bisa anda raih bersama itu terlalu berharga untuk dibuang dan ditukar dengan segala kemurungan, dengki, perpecahan, saling curiga, pertengkaran………… Dari sekarang mulailah buang segala egomu………… lihat situasi dimana waktu anda sedang santai dan luang……… lihat pula mood anda dan pasangan anda………. jika sedang baik…….. lembutkanlah suara anda…… mintalah untuk menggunakan waktu bersama untuk berbicara… mengenang masa lalu yang indah………. singkirkanlah pikiran2 yang membuat emosi anda naik……… rencanakan, gunakanlah waktu dengan baik dan bekualitas………. mulailah berbicara dan berterus terang… akan bagaimana perasaan anda… dan keinginan anda untuk berjalan ke masa depan bersamam dia……. bukalah kembali rasa anda padanya….. frekuensi berpegangan tangan, memeluk, mencium, dan membelai……….. perlu dilakukan lagi dan ditingkatkan… agar hubungan batin anda kembali tersambung dengan isri anda………… banyak2lah tersenyum, dan bersabar…….. Saya yakin anda dan keluarga bisa meraih masa depan lebih baik………. ingatlah… jangan simpan2 sampah yang tak berguna mengenai kejadian yang menyakitkan masa lalu maupun orang2 lain yang menyakitkan kalian……… buang jauh2……… fokuskan pada masa2 romantis anda kembali …. agar hubungan perasaan/batin anda kembali tersambung…. dan luka itu akan sembuh kembali……… selamat mencoba………

      • Rudi berkata

        Saat sy menulis kata2 ini sy bru sj membaca masukan dari ibu Siel. Di saat ini pula saya baru saja tau sekitar 10 hari yg lalu ternyata istri sy selingkuh lg dgn pria yg sama. Bagaimana tidak hancur luluh lantah hati ini. Padahal istri sy tau sy belum benar2 pulih & yg bikin sy sakit hati adlh kenapa istri sy tega sekali melakukannya lagi pdhal karna kejadian pertama sj sy sampai melukai diri sy sendiri. Kenapa dia tdk memikirkan bagaimana jika sy tdk kuat psikis sy lalu sy bunuh diri atau berbuat hal lainnya. Untuk saat ini nampak dr istri sy tdk ada penyesalan. Dia berujar kecewa trhdp sy secara ekonomi karna bnyk membebankan ke dia. Memang sy akui sy bnyk membebankan ekonomi pd istri sy (istri sy bekerja) namun sy sbg suami sdh berusaha keras untuk memberikan nafkah. Kalo ditanya, maunya sy pengennya penghasilan sy bs besar namun klo emang tuhan belum memberikannya terus apa sy harus merampok. Yg paling sulit bagi sy jika cerai adlh anak laki sy yg ms TK sgt dekat dgn ibunya sehingga menjadikan dilema buat sy jika anak mau sy bawa, sy tidak tega liat dia rindu ibunya namun jika sy tdk membawa anak sy mk sy tidak kuat utk berpisah dgn anak sy. Walaupun jika cerai sy ms bs nengok anak sy tp tetap sj berbeda karna sy tdk bs bersama anak sy tiap saat lg. Apalagi jika memang cerai, sy akan pindah kota. Perasaan sy trhdp istri skg ini campur aduk antara benci & cinta. Mohon sarannya, terima kasih

      • Siel berkata

        Agaknya anda dan pasangan memiliki persepsi yang kurang benar dalam berumah tangga……… dan kondisi ini bila dibiarkan akan mengarah pada kehancuran……… dalam berumah tangga… tidak perduli siapapun yang mencari nafkah dan siapapun yang mendapatkan penghasilan lebih besar…. itu digunakan untuk bersama……… dan masing2 memiliki tugas dalam berumah tangga……… bisa diandaikan seperti kerja suatu tim…….. semakin solid dan kuat dalam bekerja sama maka team itu akan semakin kokoh dan kuat dalam mengahdapi ancaman apapun…….. dalam hal ini memang kendalanya sangat rumit … sebab kalian berdua terlalu memegang ego sediri2…….

        Jika istri memiliki penghasilan lebih besar….. bukan berarti dia boleh sewenang2 untuk berselingkuh…. namun disini sebenarnya perlu kajian lebih mendalam…….. apa sebenarnya yang membuat istri anda mencari pria lain di luar…..??? untuk mendapatkan jawaban ini… tidaklah mudah…… anda perlu kesabaran yang tinggi untuk menghadapinya…….. dan itu dimulai dari diri anda……… yang pasti……. kalian berdua perlu berkomunikasi secara jernih……. saling terbuka… agar masa depan yang bahagia masih bisa diraih………….

  21. Nurhayati berkata

    Sy sudah menikah dan memiliki 3 orang anak. baru2 saya mendapatkan suami berselingkuh dengan wanita depan rumah dan suami mengakui perbuatannya. suami sudah minta maaf atas perbuatannya, sudah melakukan tobat. menurut pengakuannya bahwa perselingkuhan tersebut belum lama. kira kira baru 3 bulan. sebenarnya saya mau memaafkan perbuatan suami, mengingat kami sudah mempunyai anak. Tapi hati saya masih panas. Suami sudah berjanji untuk tidak melakukannya lagi, bahkan suami mengatakan terima kasih bahwa saya bisa cepat mengetahui hal ini jadi dia belum sampai berbuat jauh. Nah untuk ini bolehkah saya meminta suami untuk datang ketempat wanita mantan selingkuhannya tentunya bersama saya ya, untuk mengatakan bahwa hubungan yang pernah dia lakukan sudah berakhir dan suami saya lebih memilih keluarga dan akan memelihara kehidupan keluarga bersama istri dan anak anak.
    Mohon petunjuknya ya.
    Terima kasih

    • Siel berkata

      Niat baik tentunya harus diterima dunkss… memang hati sudah pasti sakit dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sembuh…. tergantung kondisi masing2…… namun intinya.. jangan menyimpan rasa benci lama2… tidak baik untuk kesehatan… diri sendiri …. maupun orang2 disekitar anda yang anda sayangi……. Sekarang yang terpenting…. lihatlah dan rasakan perubahan suami anda…… memang setiap orang sudah pasti berbeda… ada yang lebih perhatian.. ada yang tidak terasa sama sekali…… namun yang pasti… lakukanlah komunikasi… berbicaralah…. mengapa suami berlaku demikian… pertanyaan ini harus ada jawabannya… Mengapa suami bisa menyukai orang lain dibanding anda??? tanyakan itu dengan suasana yang nyaman sehingga bisa saling bertukar pikiran antar pasangan….. biasanya… sihh… normalnya… suami ketika pulang kerja itu… dan terasa keletihan…. sangat menginginkan melihat pemandangan yang indah dari sang istri… dan dilayani… diperhatikan…. jadi ketika suami akan tiba di rumah… perisapkan diri… agar enak dipandang… memakai pakaian yang baik… sambut suami… layani dan temani dia ngobrol…. hadapi itu selalu dengan senyuman…. biasanya hanya itu yang dia butuhkan… dan pembicaraan selanjutnya terserah anda… ^^

      NB:untuk kondisi tertentu yang lain tidak saya bahas.. ^^

      Ingat selalu… hakekat cinta itu adalah memberi……….

  22. abahluqman berkata

    Selingkuh = Selingan Indah Keluarga Utuh, adalah statement/pendapat yang keliru dan menyesatkan.
    Rasanya setiap orang di belahan bumi ini sepakat bahwa selingkuh adalah perbuatan yang salah dan kita semua tau yang namanya perbuatan salah akan membuat pelakunya merasa gelisah, takut perbuatannya diketahui oleh orang lain.

    Jika kita sepakat dengan pernyataan di atas, maka pertanyaan besarnya (GQ) adalah adakah keindahan yang kita dapatkan dari situasi ketakutan dan khawatir? rasanya tidak mungkin… kalaupun ada rasa indah hanyalah sesaat tidak sebanding dengan lamanya siksaan setelah perbuatan itu dilakukan.

    Bagi umat beragama siksaan itu tentu masih lagi ditambah dengan ketakutan atas balasan atas perbuatan dosa yang telah dilakukan, lengkap sudah.

    kebahagian dan keindahan yang sebenarnya hanya bisa terjadi dan kita dapatkan manakala kita dapat membangun rumah tangga bahagia dan perselingkuhan adalah racun yang akan menghancurkan segala impian kita tentang rumah tangga bahagia, karenanya perselingkuhan sekalipun suatu ketika menggoda kita, haruslah kita jauhi sejauh-jauhnya, atau… kita akan menyesal dan tersiksa karenanya.

  23. Unfair berkata

    Mungkin comment saya udah terlambat. tapi saya sangat tergugah sekali membaca artikel diatas. mungkin bpk berkenan memberikan tanggapan. kami sudah menikah relatif lama dan mempunyai beberapa anak. belum lama ini saya menangkap basah istri saya berselingkuh ditempat tidur kami. singkat cerita paska kejadian itu saya memaafkannya walaupun berat. namun entah kenapa selama ini saya masih terus membayangkan peristiwa itu walaupun saya tidak mengungkapkannya pada istri. dan gilanya lagi saya mulai terjerat perselingkuhan itu sendiri. terkadang dalam hati saya kecewa kenapa harus mengalami peristiwa seperti ini. karena saya pikir hal yang spt ini hanya membuang energi. namun terkadang dalam hati saya mencari pembenaran bahwa ini adalah upaya balas dendam. apakah yang harus saya lakukan bpk?? dari sudut pandang orang lain maupun keluarga yang saya rasakan bahwa kami adalah pasangan yang ideal. dalam hati saya membenci dia. tapi disisi lain saya harus berusaha mempertahankan persepsi orang tentang kami. apakah saya harus berkorban menanggung rasa sakit ini selamanya?? terimakasih telah berkenan memberikan perhatian kepada saya.

    • Siel berkata

      Maaf juga.. dibalasnya terlambat… perkawinan yang sudah mencapai belasan… puluhan tahun… ada suatu kejenuhan yang akan terus menumpuk…. dimana cinta sudah mulai memudar…. dimana rasa kesal mulai bertambah… sampai pada puncaknya dimana rasa jenuh itu sudah memperngaruhi janji setia pasangan saat menikah dahulu….. siklus ini sudah pasti semua pasangan akan melaluinya…….. namun… ada suatu pertanyaan… mengapa banyak pasangan yang berhasil melewatinya..??? banyak pasangan yang masih berpura2 harmonis..?. dan banyak pasangan yang berujung perceraian…???

      untuk melewati masa sulit itu… dibutuhkan…. kesabaran… jiwa besar… pengorbanan… dan kesadaran… dari kedua pasangan… artinya…. dewasalah dalam berpikir… dewasalah dalam bertindak…. sudah saatnya… ambil waktu untuk berdua… hilangkan semua pikiran2 negatif… rasa kesal terhadap kebiasaan, perilaku pasangan yang membuat ill feell… buang semua rasa ego…….. berbicaralah dari hati… berbicaralah dengan perasaan….. akan biduk rumah tangga ini…… pakailah kata2 yang mesra kembali… pakailah kata2 yang lembut kembali seperti ketika pacaran dahulu… selalu bicara dengan nada rendah… agar suasana komunikasi tetap terjaga… tanyakanlah pada masing2 pasangan…. apa yang membuat hati itu menjadi sakit… dan bagaimana penyelesaiaannya… agar biduk rumah tangga ini masih bisa berjalan untuk meraih masa depan yang bahagia………

      ingatlah bahwa hakekat cinta itu adalah memberi…. bila kedua pasangan mengerti akan itu… pastilah kalian bisa kembali meraih kebahagiaan…….

      Semoga bermanfaat……..

      • dian berkata

        saya ibu dr dua org anak.sdh menikah selama enam tahun. dr awal menikah sy jarang diperhatikan suami..pd waktu mlhrkan anak ptma sy dibiarkan sendiri pdhl sy tdk punya siapa2 wktu itu. suami tdk mau ambil cuti demi saya.di thun ke empat prnikahan sy bertemu pria singel di dunia maya yg menghujani sy dg rayuan dan puji2an..sy pun terlena, tp hubungN sy hny sebatas tlpn dan sms.tdk lebih.ketika suami tHu dia marah bsar dan mau menceraikan sy.sy pun mohon2 utk tdk dicerai dan janji tdk mengulangi.setelah kjdian itu hub sy dg suami memburuk krn dia rupany msh dendam dan melakukan pblasan dg mempeermaimkan kepercayaan diri sy.dia juga melakukannya di dunia maya dg suka menonton bf dan mengoleksi gbr wanita bugil.ketika sy tahu, dia lgsg mengakui dan mengungkit kesalahan sy di masa dulu.mkin hr kelakuannya mkin menjadi2.akhirnya sy pun bosan dan tdk memperdulikan dia lgi.sy jg malas melayaninya di tpt tdur.sy merasa dendamny msh ada.shg sy ingin

        bercerai sj drpd disiksa terus menerus.krn sy juga bekerja dan punya pghasilan lbh besar dr dia sy rasa sy tdk akan susah kalau mjd singel parents.belakangan ini saya jg sering dipukuli di depananak2,bgaimna menurut anda? terimakasih….

      • Siel berkata

        ada sesuatu hal penting yang kalian berdua sebagai suami dan istri yang dilewatkan….. sehingga akhirnya kalian malah meributkan yang bukan pokok permasalahan… dibutuhkan saling terbuka dan kejujuran dari kalian berdua…. bicarakan dengan suami anda untuk mengambil waktu dan tempat yang nyaman… untuk berbicara secara dewasa…. ceritakan semua akan perasaan anda dari awal sampai apa yang anda lakuakn yang tidak baik…. demikian juga suami anda… dan dari sana .. baru kalian berdua bisa mengambil keputusan…. mau berlanjut dan melupakan semua masa lalu yang tak berguna atau tetap pada ego masing2 untuk bercerai …. itu saja dulu…. ingat … fokuslah dahulu pada permasalahan utama…. yaitu komunikasi kalian berdua…. anak2 dan rumah tangga sedang menunggu kalian untuk lebih dewasa dan bertanggung jawab akan peran masing2…

  24. Novie berkata

    bolehkah saya menceritakan kisah saya, saya hanya ingin mengungkapkan apa yg ada dihati saya:

    saya menikah 3 tahun dengan suami saya (pacaran 4 tahun), kami belum dikarunia anak, kami berdua bekerja, komunikasi kami pun baik, kami tidak ada masalah kecuali kehadiran anak dengan segala perjuangan kami. kebetulan suami saya bekerja di sebuah perusahaan provider sebagai manajemen information sistem yang waktunya bisa 24 jam bekerja mengurusi data, pulangnya tidak tentu bisa sampe larut malam dikantor… sebenarnya saya tau karakter suami saya (karena kami sudah hampir 7 tahun mengenal 1 sama lain) terlalu baik dengan siapa saja yg sudah dikenalnya lama, namun tidak begitu dengan orang baru yang ditemuinya..
    kebetulan dia mendapatkan partner kerja baru yaitu seorang perempuan yang suka dengan nya sampe sakit hati ketika menyatakan cintanya karena perlakuan suami saya yang terlalu acuh terhadapnya (karena posisinya suami saya beristri) diawal-awal dia bekerja januari 2013. padahal perempuan ini banyak sekali yang mengejar pria2 dikantornya terkecuali suami saya (suami saya pernah cerita tentang sosok perempuan ini tapi memang bukan perasaan perempuan ini yg diceritakan)

    tapi di tanggal 27 Mei 2013, ada yg janggal dengan suami saya dia tiba2 tidak pulang dan tidak ada kabar berita seperti hilang, saya sangat kawatir.. keesokan harinya baru saya bisa temui dia dengan keadaan yang sangat lemah dan terus menangis.. dia menceritakan semua kondisi dalam keadaan seperti bukan suami saya yang saya kenal selama 7 tahun. TERNYATA dia telah berselingkuh semenjak bulan april dan Mei .

    pada akhir MEI mereka melakukan hubungan intim 1 kali (26 Mei) dan kesokan harinya suami saya tidak pulang itu karena merasa bersalah dan berdosa terhadap saya, anehnya 10 Juni permepuan itu bilang kalo dia hamil. apakah secepat itu kehamilan terjadi ???

    selama 2 bulan ini saya kecolongan karena tidak ada yg berubah di suami saya. hanya memang feeling seorang istri kadang setiap mau berangkat kerja rasanya berat sekali berpisah ketika dia mau berangkat kerja. suami saya menceritakan smuanya sampai yg terkotor pun dan minta maaf atas dosa yg dia lakukan.

    namun, entah percaya atau tidak, dia bilang perasaan ini tiba 2 hadir bukan kemauan dia yg memupuk, (seperti guna-guna).karena infonya perempuan ini memakai susuk dan suami saya terus manut apa yg dia perintahkan. saya manusia biasa sakit hati dan kecewa benci serta jijik terhadap suami saya, selama 3 minggu kami masih terus tutupi masalah ini karena kami masih menumpang dirumah orangtua saya awal tahun 2013 ini, namun saya tidak kuat menutupi ini semua akhirnya saya bercerita ke mertua dan kedua orangtua saya, kami sepakat berpisah dalam diskusi berdua (bukan talak) karena demi kebaikan masing2 dan suami saya pun sudah tidak bisa menanggung malu dan rasa berdosa yang teramat dalam terhadap saya dan keluarga saya, karena posisinya gak ada satu kesalahanpun yg saya lakukan seingat saya.

    namun ayah saya begitu bijak memberikan tenggang waktu untuk intropeksi dan tidak mengambil tindakan emosi, kami akhirnya tinggal masing2 dalam waktu sementara sambil beristihoroh dan terus bertawakal dan pasrah terhadap ALLAH SWT atas ketentuannya kelak, karena ini pastinya da campur tangan-NYA semua bisa terjadi. dan atas kehendaknya semua ini bisa terjadi terhadap kami berdua.

    tapi didalam intropeksi ini ada perasaan ingin mempertahankan rumah tangga karena saya tidak ikhlas kalo perasaan suami saya dipaksa (karena diguna-guna itu) tapi dalam lubuk hati terdalam perasaan saya pun sudah hilang hanya kasian yg tersisa, sebenarnya saya tidak usah repot2 mebalas dendam, dari kejadian ini dia sudah mendapatkan hukumannya dipecat secara halus dari kantornya, keluarga saya pun memperlakukannya tidak respect lagi karena melihat anaknya disakiti, beban moril pastinya.

    hari demi hari masalahpun satu persatu menemukan titik terang, saya mencoba membantu suami membawanya ke kiayi (hanya ikhtiar, pertolongan hanya dari ALLAH SWT), kemudian perempuan itu mengabari kalo dirinya telah menggurkan kandungannya (percaya tidak percaya dia hamil dan bukan urusan saya dia melakukan apa), kemudian kami didekatkan lagi melalui komunikasi telpon,sms & bbm. suami saya pun tidak terlalu terlihat murung lagi dibanding beberapa bulan lalu.

    yang saya mau tanyakan,,

    1. apakah cara bertahan dan melanjutkan hubungan ini adalah solusi dari cobaan ini secara psikologi dengan perasaan saya yg sudah terlanjur hilang, dan kejadian itu bs saya lupakan??

    2. atau saya bisa mengambil langkah berpisah, mumpung kami belum punya anak dan saya bisa melanjutkan hidup dengan lembaran baru serta menggapai cita2 yg belum bisa saya raih?

    note:
    mohon maaf cerita saya terlalu panjang, namun saya lega bisa menceritakan ini semua, mohon bantuan jawabannya dari semuanya.

    • Siel berkata

      terimakasih bu atas kepercayaannya…. anda bisa menceritakan semua disini…. mungkin ini bisa menjadi bahan pelajaran bagi yang sedang berumah tangga, atau yang sudah berpisah, atau yang masih lajang dan menuju pernikahan………

      Sudah saatnya kita untuk berpikir secara dewasa…. yang menjadi hal utama adalah ketika kita sudah memiliki komitmen untuk menikah… ingatlah siapa pasangan kita… dan mengapa kita menikah dengannya…. jika kita benar2 mengetahui akan pasangan kita dan kita mau hidup menghabiskan sisa umur ini dengannya…. tentunya kita akan mengerti bahwa di depan sana lautan itu tidak selalu tenang untuk dilalui oleh bahtera rumah tangga kita…. ketika gelombang besar menghantamnya…. dan sang nahkoda kehilangan arah… apakah yang akan anda lakukan…???? membantunya atau meninggalkannya sehingga bahtera itu hancur dan tenggelam….???

      dalam hal ini mungkin TUHAN masih memberi kalian berdua kesempatan…. ambilah itu…. mulailah kembali hubungan anda dengan suami…. ingatlah… yang lalu biarkanlah berlalu… bukan untuk dilupakan dan bukan diingat untuk mencari kesalahan dan dendam…. namun gunakanlah itu sebagai pedoman dan pijakan untuk menggapai masa depan yang lebih baik… belajarlah dari kesalahan…

      untuk masalah suami…. tidak usah ditakuti akan segala bentuk kegelapan seperti itu… sebab intinya adalah pengendalian diri… jika kalian berdua memiliki ikatan yang sangat kuat… dan dekat dengan TUHAN….. tidak ada satupun kegelapan yang akan bisa memisahkan kalian…. banyaklah berdoa… berbuat baik bagi sesama…. saling percaya… bagilah waktu dengan baik…. maka segala permasalahan ini bisa dipecahkan…

      Perasaan anda mungkin bukan hilang namun sedang tertutup kabut…. tunggulah kabut itu hilang dan anda bisa menemukan kembali rasa anda…. hati2… jangan sampai anda menyesal kemudian hari…………pikirkan dan rasakan… mengapa anda mencintainya… mulailah dari itu… jika kalian beruda memiliki komitmen untuk itu… mulailah lagi dari awal… hilangkan semua ego… gunakanlah waktu lebih berkualitas… jalin hubungan lebih baik lagi… bisa dengan cara sewaktu anda pacaran dahulu…

      jika kalian berdua sudah memiliki hati yang terbarukan…. semoga TUHAN berkenan memberikan salah satu berkah yang terbesar yaitu buah hati yang kalian dambakan…. segala sesuatunya tidak terlepas dari pengamatan NYA…..

  25. niko berkata

    saya mencurigai istri saya, namun belum terbukti . pertanyaan saya? , apakah istri saya selingkuh atau mempunyai perasaan suka jika dia sering kerumah dan menyebut namanya sebut saja RISAL masih keluarga tapi sudah tidak ada hubungan darah , namun si Risal sering menghubunginya “curhat” dan istri saya sering memberi kata yang baik baik untuk si Risal karena saya kenal ? jadi apakah dengan kejadian ini bisa saya kategorikan rasa suka?

    • Siel berkata

      akan lebih baik jika sedang curhat… anda juga ada disana untuk memberikan solusi… katakan juga hal ini pada istri anda… katakan pada istri anda bahwa curhat mereka kurang enak rasanya di hati anda… carilah solusinya terlebih dahulu… bukan rasa cemburu yang tak terkendali jadinya…. hati2… bibit ini bisa mengarah pada keretakan rumah tangga…. bicarakan dengan kepala dingin… agar dapat ditemukan pemecahannya…

  26. fierda berkata

    saya ingin ceriita tapi bingung harus mulai dari mana,,, karena mungkin semua berawal dari saya sendiri juga…… yang saya rasakan saya merasa sakit hati saya merasa dibohongi saya merasa bersalah tetapi saya mencintai dia juga suami saya

  27. arie berkata

    tolong bantu carikan solusi mslah saya.saya adalah seorang ayah dari 1 orang anak laki2 saat ini saya punya selingkuhan yg masih berstatus gadis dan dia sedang mengandung anak saya.dia g tau status saya begitupun istri saya tidak mengetahui perselingkuhan ini bagaimana solusi jalan keluar dari masalah ini tanpa harus menghancurkan semuanya…?

    • Siel berkata

      karena anda yang memulai … maka anda yang bertanggung jawab… sebenarnya … keharusan yang harus anda lakukan adalah dimulai dengan kejujuran…. masing2 harus mengetahui kondisi anda… mereka berdua menunggu anda… dari sana jika istri anda tidak menginginkan ada istri ke dua… maka anda harus meninggalkan selingkuhan anda… namun ingatkan pada istri pertama bahwa … ada tanggung jawab yang harus anda pikul … yaitu anda harus bertanggung jawab akan anak kandung dari selingkuhan anda… bicarakan ini dengan baik2 dan secara dewasa…. semoga berjalan lancar…

      ingat… tanpa kejujuran…. kehancuran yang anda mulai akan anda dapatkan lebih besar di akhirnya… semua masih bisa diperbaiki….

  28. fanqq berkata

    Salam,
    Saya seorang pria, istri sudah 5 tahun saya tinggalkan dengan 2 anak angkat.
    Saya tinggalkan karena saya selingkuh dengan wanita yg jauh lebih muda dari saya dan sekarng saya punya anak kandung jalan 4 tahun.
    Selama ini ibu anak kandung saya yang sudah saya anggap istri krn sudah saya nikahi dibawah tangan selalu minta status yg tdk pernah bisa saya berikan.
    Kemarin saya mendapat bukti dia selingkuh melalui pengakuan dia dengan teman wanita sekolahnya di fb dan akhirnya selingkuhannya meninggalkannya yg mengakibatkan istri saya kurus 3 kg krn terlanjur sayang kepada pria tersebut.
    Saya marah dan saya mengaku salah telah menggantung sekian lama status tdk jelas ini, tp hebatnya dia mengaku hub hanya sebatas sms an, tdk lebih bermula dari curhat. Tapi curhat fb dengan temannnya kalo hub intim mereka sangat memuaskan.
    Saya sangat mencintai dia dan anak saya, saya janji kan urus surat cerai saya dengan istri pertama saya, dan dia mengiyakan,.
    Tapi ternyata dia mengatakan pada dasarnya dia sudah mati rasa dengan saya, tidak ada rasa cinta lagi.
    Yg ingin saya tanyakan apakah yg harus aku lakukan untuk pertahankan keutuhan keluarga.,. Mohon pencerahannya.
    Salam,,

    • Siel berkata

      anda sekarang sedang menghadapi masalah yang cukup rumit…. istri yang sah ditinggalkan…. demi istri baru yang tidak setia… dimana masing2 ada anak angkat dan anak kandung……… sebaiknya…. anda memutuskan … mau hidup dan menghabiskan sisa umur ini dengan siapa…??? jika benar istri kedua anda sudah tidak menginginkan anda……. dan jika istri sah anda mau menerima anda kembali… kembalilah padanya…. sebab disitulah awal mula kesalahan anda… namun ingat anda harus tetap memperhatikan anak kandung anda…

      namun jika anda lebih menginginkan dengan istri yang ke dua… tanyakanlah… ada permasalahan apa sehingga dia lebih memilih curhat atau berselingkuh dengan pria lain..??? mungkin ada yang kurang berkenan dalam diri anda bagi dia… bicarakanlah dengan baik…. sehingga rumah tangga anda yang baru bisa utuh kembali…. dan ingat pula urusan dengan istri sah anda untuk diselesaikan… dan ingat pula bahwa anda memiliki anak angkat dan itu adalah tanggung jawab anda juga…. bebannya cukup berat… itulah yang harus anda pikul sebagai bentuk tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga… renungkanlah…

      • david fanqq berkata

        Terima kasih atas pencerahannya. Skrg saya dalam proses penceraian dengan istri sah. Tapi bagaimana cara menbangun kepercayaan kedepan dengan istri saya sekarang ini? Maaf Iya, tapi kadang Susah untuk dilupakan sementara menurut saya istri masih menyimpan kebohongan sampai dimana level perselingkuhannya. Yg pasti sampai kurus stress waktu Di putusin sama selingkuhannya.. Mohon pencerahannya. Terima kasih

      • Siel berkata

        dari pada anda memikirkan keburukan tersebut… akan lebih baik.. anda pikirkan … bagaimana caranya agar istri anda mencintai anda kembali…?? itu jauh lebih penting dan berkualitas….. sebab akhirnya akan jauh lebih indah….. intinya carilah kelemahan2 istri anda sehingga… dia mencintai anda lebih dalam lagi…. semoga bermanfaat……….

  29. Hanny berkata

    Saya seorang wanita karir yang kebetulan posisi saya seorang leader management, Pernikahan saya sudah 11 tahun di karuniai 2 orang anak, sebelum menikah saya dan suami sepakat berkomitmen agar mendukung dan memberi kebebasan saya untuk mengejar karir, saya senang sekali karena suami memahami dan banyak membantu urusan saya sebagai tugas ibu, namun beberapa tahun kebelakangan ini suami tidak bisa naik jabatan dan penghasilannya jauh dari penghasilan saya. Namun dia menggantikan konsukuensinya dengan banyak mengambil alih urusan RT. Hingga suatu saat saya mengetahui bahwa promosinya gagal, saya sangat kecewa dan malu dengan keluarga besar hingga mengusirnya keluar rumah. Kemudian saya tidak tega dan memanggilnya kembali karena anak2 selalu menanyakan bapaknya.

    Percekcokan sering terjadi dikarenakan penghasilan yang tidak memadai, salah satunya adalah dikarenakan suami minta dibelikan pakaian untuk ibunya, saya sampaikan bahwa uang THR yang diberikan suami sudah habis.

    Selama ini saya sudah membiayai kebutuhan rumah tangga, karena gajinya tidak bisa menutupi seluruh pengeluaran. Sangat menyakitkan perjuangan saya dalam membiayai hidup dibalas dengan berita mengejutkan dari email seorang cewek yang mengaku berselingkuh dengan suami saya, dan menceritakan apa saja yang sudah dilakukan, saya sangat marah dan cewek tersebut mengatakan bahwa apabila suami tidak ingin selingkuh agar lebih memperhatikan lagi.

    Rasanya sakit dikhianati suami, dan suami mengaku salah dan bertobat setelah disidang bersama keluarga, Saya tidak punya alasan selain memberikan kesempatan untuk kembali.

    Itu sudah terjadi kurang lebih 1,5 tahun yang lalu, meskipun sudah berjanji tapi saya masih merasakan hubungannya masih berjalan, dikarenakan saya tidak punya bukti apa2, saya tidak bisa menegurnya.

    Hingga akhirnya kejadian itu terulang lagi, saya memergoki suami telp cewek itu ketika masih dalam suasana lebaran, hingga akhirnya kami cekcok lagi, 3 hari kemudian ada email yang berisi petikan sms suami yang menyatakan keinginannya untuk tetap berhubungan dengan si cewek itu,

    Rasanya luluh lantak perasaan ini mendengar kabar tersebut, selain cekcok dengan suami saya juga melabrak cewek tersebut, dan cewek itu malah memberikan info bahwa dialah yang selama ini mengantar suami ke rumah sakit dan menemani terapi dan sicewek tersebut tidak meminta imbalan apapun , dan dia mengatakn juga dengan bangga bahwa dia yang menemani suami disaat sakit dan jadi tempat curhat permasalahan suami mengenai pekerjaannya.

    Pak siel mohon pencerahannya, apa yang harus dilakukan suami agr saya bisa menerimanya kembali dan kira-kira ganjaran apa yang harus saya lakukan untuk si’cewek” yang suka mengganggu rumah tangga orang.

    Terima Kasih

    • Siel berkata

      Membiarkan semua ini tetap terjadi… tentunya tidak baik badi kehidupan rumah tangga terutama anak2 dan anda sebagai penopang kebutuhan keluarga… karena suami adalah kepala keluarga…. namun fungsi kepala keluarga itu tidak berfungsi…. tanyakanlah pada suami anda… mau dibawa kemana rumah tangga ini kedepannya… tanyakanlah dengan baik2 dan secara dewasa… pikirkan anak2 mau dibesarkan dengan lingkungan didikan yang bagaimana… beri waktu pada suami anda… jika setelah pembicaraan… anda tidak tahan berhadapan dengan suami … sementara anda bisa bawa anak2 untuk berpisah di tempat tinggal yang berbeda… akan lebih baik jika ada keluarga yang turut menjaga anak2… suami masih tetap boleh menongok anak2… tujuannya agar kita masing2 bisa berpikir lebih tenang dan matang…. kemungkinan ini semua terjadi karena … suami merasa minder dan butuh penopang yang menyayangi dia setiap saat… ini adalah masa kritis… dimana sang suami harus disadarkan bahwa dia telah membawa biduk rumah tangga ke arah kehancuran… suami harus segera sadar dan mulai menerima kondisi dan berupaya membangun kembali keluarga dengan baik…. sebab dalam berumah tangga… tidak perduli siapapun yang mencari nafkah… jika istri yang bisa mencari nafkah… maka suamilah yang mengurus rumah tangga… itu sebenarnya sudah baik… namun ingat juga… suami adalah kepala rumah tangga… dan anda sebagai istri tetap berperan sebagai istri …. hati2… banyak yang kebablasan…. dimana istri yang merasa mencari nafkah sehingga… wibawa suami terpinggirkan dan terendahkan…. menjadikan suami mencari pelarian di luar…. sekali lagi bicarakan dengan baik dan lebih dewasa… jangan bertengkar…. semoga keluarga anda dapat menggapai masa depan lebih baik….

  30. Yayan berkata

    Saya mohon bantuan & saran, istri sy pernah selingkuh 5th yg lalu kira2 dec 2007 smpai feb 2008. Sy mengetahui itu dan sy anggap istri sy ngga mngkin melakukan zina. Dr 2008 sy tanyain sy sindir tdk mau jujur.akhirnya smpai Juli 2013 istri sy jujur kl pernah zina 3x dia menyesal. Skrng sy pny anak 2, yg kecil u3th sy sakit hati stlh mengetahui trnyta sitri sy zina.sy bingung sy musti gmn???kl sy mutusin pisah sy takut dampak terhdp anak sy,dan jujur sy msh cinta istri sy.tp rasa kecewa & tdk prcya trs menghantui sy setiap hari. Mohon saranya??

    • Siel berkata

      suatu proses hidup sampai seseorang mengakui telah pernah jatuh dan bertobat…. dibutuhkan suatu pengorbanan yang besar untuk melakukan itu…….. setiap orang pernah melakukan kesalahan…. setiap orang dalam hidupnya tentunya sebelum menjadi bijak… pernah mengalami segala sesuatu yang tidak bijak…. seseorang yang meraih kebahagiaan dalam hidup … tentunya telah mengalami yang namanya pahitnya hidup………… ada seorang bijak berkata…. seseorang tidak akan dapat mengerti artinya cahaya jika belum merasakan kegelapan…. ada juga seorang bijak yang berkata… segelap2nya malam…….. matahari tidak akan pernah lupa memancarkan cahayanya pada waktunya…. anda masih bisa menjalankan bahtera rumah tangga ini untuk mencapai tujuannya… semua ada di tangan anda sebagai nahkoda… seorang kepala rumah tangga adalah seorang nahkoda… seorang pemimpin…. seorang imam…. yang memiliki tanggung jawab untuk membawa anggota2nya menuju cita2 dan impian serta tujuan menuju kebahagiaan…. fokuslah pada tujuan itu… sebab bukankah semua anggota keluarga anda saat ini memiliki tujuan yang sama…???? lalu apa lagi yang anda kuatirkan…???

      • yayan berkata

        Terimakasih banyak atas nasehatnya… tujuan istri sy semenjak sadar apa yang telah dilakukanya tnp ada perselisihan dengan selingkuhanya dia lngsng memutuskan menjauh perlahan contoh setiap istri sy diajak keluar slalu membuat alasan supaya tdk keluar berdua.karna istri sadar smua bisa didapat dr sy dengan berusaha bersama untuk mencapai materi dan kebahagian.karna waktu istri sy selingkuh sy memang lg berusaha untuk maju dan manjadi imam yang baik.mngkin karna suatu godaan materi & kebahagian diluar istri sy tergoda.tp alhamdulillah skrng allah memberi sy materi yang cukup & sy jg semakin dkt dengan allah bersama istri saya.mungkin yang sy lakukan skrng hnya trs berdoa melupakan apa yang menjadi kegelapan dalam masa lalu saya. Semoga allah memberi petunjuk kepada saya untuk melupakan semuanya dan menjadi imam yang lebih baik lagi..aamiin. Terimakasih

      • Siel berkata

        Aminnnn……..

  31. Tata Putri berkata

    Saya sedang berselingkuh…dan suami saya mengetahuinya….sikap dia berubah drastis…..saya sedih sekali…dia tidak bisa memaafkan saya….tapi di dalam hati saya..saya sangat mencintai dan menyayanginya….saya ingin mempertahankan Rumah ini….tetapi sikap suami saya sangat cuek…
    bagaimana caranya agar suami saya bisa kembali pulih seperti dulu…
    thanks

    • Siel berkata

      sembuh dari hati yang tersakiti…. membutuhkan waktu yang tidak sebentar….kesabaran yang panjang…. dan pelayanan/pengabdian kembali sebagai pasangan yang sebenarnya…….

      Seberapa lama hatinya sembuh atau mau menerima anda kembali….. selama itulah yang dibutuhkan bagi anda untuk menyembuhkannya dari segala lukanya…. dan bagaimana cara untuk menyembuhkannya…….. utarakanlah apa yang anda alami dan apa yang akan anda lakukan………. bericaralah dengan mengambil tempat yang tenang dan waktu yang tidak terganggu………. bicarakan baik2 sebagai orang dewasa… yang memikirkan masa depan, perasaan kasih… pikirkanlah bahwa kalian adalah 1 keluarga bukan masing2 lagi………

      lakukanlah setahap demi setahap…. mungkin jika anda mencoba pertama akan gagal… lakukanlah terus….tunjukkan niat anda, kesungguhan anda……. batu karangpun akan hancur jika diterpa air laut terus menerus……… yang penting adalah ketulusan dan kesungguhan hati… TUHANpun melihat itu……… semoga kalian bisa menjadi keluarga yang seutuhnya kembali………

  32. irsa berkata

    salam kenal…saya sudah menikah 8tahun lebih.. saya sangat mencintai suami saya karna kesetiaan & keromantisan dia saat menikah dulu.. bagai tertusuk hatisaya..melihat sms mesra suami sy dgn wanita lain…hancur sdh rasanya hidup saya.. sy ngak menyangka suami saya tega berbuat itu.. walaupun byk org bilang “sms .an mah gak seberapa..kan ngak zina”.. tapi walaupun hanya sms tapi rasanya penghianatan itu sangat menyakiti saya. memang suami sdh meminta maaf dan perempuan itu berjanji tdk menganggu lg.. tapi ternyata saya menemukan hal lain… ternyata suami saya kalo sms.an dgn perempuan lain pun bernada sama..merayu& menggoda, hal ini sy dpt dr sy liat lg chattingan lama dia di fb,(karna keingintahuan atas ketidakpercayaan saya).. hancur lg saya setelah bisa mencoba menenangkan diri… skrg di pikiran sy..beginilah ternyata sifat suami sy yg terlalu gombal dgn wanita,sepertinya sy dulu adalah korbannya. sy beranggapan ini pasti akan berulang..dan saya pasti akan kecewa lagi…saya berpikir keras utk bagaimana mdptkan uang yg byk untuk keluar dari rumah ini dan meninggalkan suami saya. saya berpikir dengan membawa 2 anak sy dgn segala resiko dan berharap menemukan pria pengganti yg dpt menolong saya… sebelumnya sdh berusaha memaafkan dgn lebih memperhatikan kebutuhan suami.. tapi setelah membaca chattingan lama suami itu…rasanya ini tanda kalo ini memang tabiat suami saya dan pasti terulang…saya saat ini sdh tdk bisa berpura2 lg agar RT utuh..saya sdh pasrah..saya ngak mampu menyiapkan sarapannya lg..pakaiannya dll. rasanya sy sdh tidak semangat lg… karna sepertinya suami saya jg tdk bereaksi menenangkan sy saat saya bacachattingan lamanya. hati saya hancur sdh…teganya suami saya bisa bercumbu seperti itu..apakah itu suami yg baik? imam yg baik yg bisa membawa ke surga? saya rasa tidak..saya menyesal memilih dia sbg suami saya..saya menyesal untuk semua ini….

    • Siel berkata

      haiii… irsa yang lagi galauu…. bersedih mengasihani diri sih boleh2 saja…. hanya… jangan lama2.. yahh…^^ apapun yang terjadi… matahari masih terbit dari timur…. apapun yang terjadi… hidup harus tetap berlanjut…. hanya… akan diisi dengan apakah hari esok itu…….??? apakah anda akan terus setia dengan segala ke dukaan…??? atau anda akan bangkit untuk menggapai kebahagiaan dan menganggap itu adalah pengalaman hidup yang akan mendewasakan anda…??? segala sesuatunya ada di tangan anda………. namun ingat …. apapun yang anda pilih … masing2 ada konsekuensinya…. persiapkanlah diri dengan matang atas segala kemungkinan……… baru ambilah keputusan …. mana yang akan anda pilih……… ingat selalu itu…. pikirkan dengan akal sehat… jangan mengambil keputusan ketika suasana hati anda sedang dipengaruhi oleh emosi…. itu akan berdampak tidak baik….

      Sebaiknya utarakan perasaan hati anda pada suami… bahwa itu sangat menyakiti anda… dan tanyakan pada suami… sebenarnya ada masalah apa dalam rumah tangga ini…. berbicaralah pada saat suasana hati kalian berdua tidak terpengaruh oleh emosi……. mulailah bersikap setahap lebih tinggi… lebih bijak… lebih dewasa… agar keputusan yang diambil tidak disesali kemudian hari………

      Semoga bisa menjadi masukkan yahhh…

  33. irsa berkata

    trimakasih siel…kayaknya saya harus pasrah dan ikhlas ya…semoga suami saya bisa berubah..dan saya bisa memaafkannya..

    • irsa berkata

      pagi siel..tolong bimbing saya..apa yg harus saya lakukan..ternyata td malam saya melihat di hape suami saya masih ada kontak telpon dgn perempuan itu..dan pagi ini nomernya
      dihapus oleh suami seakan akan gak ada telpon.. bagaimana ini…sy berkeinginan utk dtg kerumah keluarga perempuan itu utk menceritakan masalah ini..berharap syok terapi dari keluarganya akan membuatnya menjauh dr suami saya.. saya jg ngak mau berlama2 masalah ini ada..sore ini sy ingin berkumpul dgn suami dan perempuan itu utk meminta kejelasan.. bagaimana menurut siel..apakah kami harus duduk bersama dgn keluarga juga.. sy berjanji sekuat tenaga mempertahankan keluarga saya siel…balas ya terimakasih

  34. ifha berkata

    Sy ibu dgn 4 ank.. sy dgn suami sdh sgt sering pisah ranjang, disebabkn suami yg sering berselingkuh, dan dengar kabar suami memiliki 1ank dari hasil prselingkuhnnya, dan jg berselingkuh dgn janda berank 1. Itu trjadi dari awal pernikahan kami sampai saat ini. Suami jg kerap memukul sy, sbagai pembuktian kl dia tdk brsalah. Parahnya sering melakukn kekerasan itu didepan ank” sy. Suami jg sdh seringkali meminta maaf.. dan slalu ingin rujuk kmbali, tetapi ttp sj dia berselingkuh. Terakhir ini suami mengatakn akn merubah keburukannya dan kmbali hidup dgn sy dan mgatakn ingin mmbuka lembaran baru. Tp trnyata dia cm menipu sy lg, sy msih melihat sikapnya yg aneh yg mgkn msih mnghubungi dan mengunjungi selingkuhannya. Sebab dia mempunyai hp rahasia.. komunikasi sy dgn suami sdh tdk ada, klpun ada yg ingin disampaikan itu hanya melalui sms sj, skrg ini sy sdh muak dgn prlakuan suami, dan akhirnya sy memutuskn agar suami menceraikn sy, sy sdh lama bertahan dan bersabar demi ank”.. sy ingin mengakhirinya sj, apakh itu keputasan yg baik atau bgmn..?? suami jg sdh tdk mementingkn ank”. Dan keluarga suami jg yg tadinya mendukung sy, akhirnya balik mengolok dan menyalahkn sy. Yg lebih menyakitkn suami mau menceraikan sy asalkn sy mau tanda tgn diats materai utk tdk menuntut harta bendanya…?? Hruskah sy melakukan itu demi ketenangan dan kebahagiaan sy dan ank” sy..?? Klpun sprti itu kedepannya utk masa depan ank sy sdh tdk ada… blum lg ank” sy msih sgt kecil”.. sy kebingungan, sedih dan merasa hidup sndiri menghadapi smua ini… apa yg saat ini yg hrus sy lakukan….. mohon jawabannya… trima kasih….

    • Siel berkata

      Mungkin saya tidak mengetahui tentang hukum… namun anda bisa konsultasikan dengan lembaga bantuan hukum….tentang situasai anda…. dalam hal ini sebenarnya…. suami sudah terlalu dalam jatuh dalam kegelapan…. suatu saat dia akan merasakan buah akibatnya… biarkanlah tidak usah jadi bebean pikiran…. yang menjadi fokus utama dari anda adalah… mengumpulkan bukti KDRT tersebut… bisa melalui rekaman suara ditamabah foto2 luka…. dan saksi2 yang melihat……….. sehingga anda bisa mendapat keadilan dari hukum negara,,,,,,,,,, mengapa suami tersebut meminta tanda tanga di meterai.??? sebab tentunya dia sudah banyak bertanya dan mengerti tentang situasi yang akan dia hadapi…. kemungkinan …. dia sudah memikirkan bahwa anda tidak bisa mendapatkan penghasilan sendiri tanpa modal dari hartanya sehingga dia menggertak anda supaya tidak berpisah….. dan walaupun berpisah … harta dia tidak berkurang sedikitpun…. keegoan disini sangat nyata terlihat…. bahkan anakpun sebagai salah satu harta tak ternilai dari TUHAN bisa diabaikan………… banyaklah bersabar dan mintalah dukungan keluarga…. serta banyaklah bertemu teman2 lama … agar terbuka kemungkinan bagi anda untuk bisa mendapatkan penghasilan ketika anda berperan sebagai singel parent…. semoga bisa bermanfaat…………… tetap semangat ya demi masa depan………

  35. nur berkata

    saya seorg istri pnya anak satu.sblm saya hamil suamiku berselingkh hingga selingkuhannya hamil tp di gugurkan.stlh itu suamiku plg ke indo krn dia kerj d luar negri.sblm dia plg ke indo sikap dia berbh perasaan saya mkn ga enak..stlh dia pulg ke indo jawabn yg ku rasa slama dia bekerja di luneg itu terjawab smua oleh pengakuan dia yg dia selingkuh telah menghamilinya.dengar apa yg dia ceritkn rasanya kaya di sambr petir ketika itu saya pingsan dan akhirnya ku minta cerai.tp dia ga mau .dia memohn maaf smp cium kaki saya.saya g bs memaafkn dia tp saya msh mencintai suamiku,suamiku berjanji ingn meninggl dia dan akan berbh menebus kesalahannya.ku cb memaafkn dan memahami tp dia slama di indo msh tetp berkomunikasi lewat fb,bahkn mgkn dia jg telp di saat dia jualan keliling.dia janji mau berbh tp sikap dia tdk mencerminkn berubh akhirnya kami slalu berantem.waktu dia pulg,saya langsung hamil.ap yg hrs kulakukn?krn sulit ku percy lg.

    • Siel berkata

      pernahkah anda bertanya…. mengapa suami anda melakukan hal tersebut..??? agar kita bisa mengetahui …. apa penyebabnya…. mungkin dia merasa dekat di mata tapi jauh di hati dengan anda……. atau dengan kata lain…. sangat jenuh dengan anda dikarenakan… apa yang dia bayangkan terhadap seorang istri ternyata kenyataannya berbeda……… sehingga dia kecewa dan mencari seseorang yang sesuai bayangannya………. contohnya dalam berkomunikasi……….. cara berkomunikasi suami anda dengan selingkuhannya ternyata lebih bisa membuat dia nyaman……….. mengapa dengan anda tidak bisa…??? mungkin bentuk pelayanan anda sebagai istri ada yang kurang….??? ini adalah salah satu masalah yang dihadapi para pasangan pada umumnya……… carilah itu terlebih dahulu dan selesaikan……….. ^^

      ada 1 masalah lagi yang cukup berat… yaitu … berselingkuh bagi seseorang itu adalah sudah tabiatnya… atau seseorang itu sedang mengalami kondisi psikis yang berat dimasa lalu sehingga…. mereka melakukan itu untuk mencari solusi……… walaupun kenyataannya… semakain banyak dia berselingkuh…. akan semakin kosong jiwanya………….. yang ini cukup sulit untuk dihadapi… umumnya jalan terakhir kondisi ini adalah perceraiaan………

      hadapilah segala sesuatu dengan sabar dan tetaplah tersenyum……………..

      semoga bermanfaat….

  36. rahmi berkata

    pada saat proses pemulihan pasca diselingkuhi, pada saat masih merasakan sakit meski sudah memaafkan, dan masih sering membayangkan masa2 suami melakukan selingkuh dg wanita lain, apakah dengan meminta diyakinkan oleh suami itu berlebihan? apakah terus menanyakan yang memperlihatkan ketidakpercayaan itu bisa merusak upaya recovery rumahtangga? dan mengingatkan suami tentang hal itu (sebenarnya agar tdk melakukan lagi) apakah membantu?
    sebenarnya suami saya mengatakan bahwa dia tidak akan mengulangi lagi, tapi terus terang saya masih sering ragu.
    bagaimana managemen hati yang pas dan tepat untuk bisa cepat ‘sembuh’ dari kondisi ini?
    terimakasih…

    • Siel berkata

      sebenarnya ukuran seseorang itu berubah bisa dilihat dari beberapa indikasi… biasanya seseorang yang sadar pernah bersalah…. maka dia akan jauh lebih memperhatikan istri…. jika memang demikian…. pakailah itu sebagai alat pengujinya… bukankah jika seseorang mencintai pasangannya akan ingat momen2 yang penting yang harus diingat…. atau kebiasaan2 anda yang special…. atau makanan kesukaan anda… hal2 yang menyenangkan anda………bila itu tidak terjadi… lalu dimana sadarnya…..???^^

  37. Phyet berkata

    Saya…seorang istri yang sedang berjuang sangat keras membangun lagi kepercayaan yang hancur berkeping2….kejadian pertama sudah saya maafkan, sudah mulai juga terbentuk sempurna kepercayaan yang baru lagi..tapi kemudian dihancurkan lagi dengan kejadian yang kedua…dan yang ketiga, sampai saya diterror oleh orang2 yang tdk dikenal… Tapi demi anak2, saya tidak pernah menyerah untuk membangun keutuhan keluarga saya, hancur memang hati saya, tpi lebih hancur melihat anak2 saya jika mengetahui bunda dan ayahnya tidak lagi bersama.. Dan sampai pada akhirnya, saya mulai mempercayainya kembali, percaya bahwa dia akan setia…tapi pada akhirnya kejadian keempat dimana suami perempuan yg digoda suami saya melabrak dan memaki saya yg tidak tahu apa2…

    Saat ini saya berjuang sangat keras untuk menghapus semua sejarah buruk yg pernah saya alami, sekali lagi demi anak2..tapi saya sadar, secara emosional saya blm sembuh, perasaan yg tiba2 depresi dan menangis tanpa sebab saya yakini adalah efek dr peristiwa2 yg saya alami…saya sadar saya masih “sakit” saya belum sehat..tapi sy “memaksakan diri” untuk kembali normal

    Perasaan tiba2 sangat membencinya, ingin memakinya, karena begitu total dia menyakiti saya…meskipun setelah melakukan kesalahan2 itu dia selalu memohon ampun, tidak mau bercerai krn sayang sekali dengan saya dan anak2 disertai dengan isak tangis, dan perbuatan baik, sabar, serta penuh perhatian…tapi bagi saya kesakitan akibat perbuatan gilanya itu menghapus smua kebaikannya…..

    Bagi saya, saya telah memutuskan untuk terus berjuang membangun keluarga kami, walaupun mungkin derita ini akan saya rasakan dlm waktu yg tidak singkat…dan ini tdk akan mudah dan pastinya butuh waktu lama untuk kembali seutuhnya normal.
    Tapi, jika nanti suami saya mengulanginya untuk yang ke-lima kalinya..tentu saja saya akan berhenti berjuang, biarlah anak2 tidak punya ayah, daripada punya ayah tidak berhati nurani, tidak ber-etika, dan tidak tahu diri :)

    • Siel berkata

      Rasanya anda sudah mendapatkan jawabannya… ^^ bila itu demi anak2…. teguhkan hati untuk berjuang demi anak2…. bukan demi orang lain… ^^ kadang kala para ibu atau para istri itu terjebak situasi yang membingungkan… dimana satu sisi dikatakan demi anak2…. namun sebenarnya dia sangat mengetahui bahwa sang suami itu tak akan pernah sadar…. dan dia sangat mengetahui bahwa yang dia lakukan bukan demi anak2…. namun demi suami agar bisa melakukannya lagi… sebab… jika benar2 demi suami…. ujilah dia…. itu yang terpenting………. bagaiman cara mengujinya… saya rasa anda juga sudah mengetahuinya… selamat berjuang….

  38. Fathir berkata

    Hi Siel,

    Senang mengetahui bahwa anda tetap rutin merespon keluh-kesah kami disini, walaupun artikel ini sudah diposting sejak 4 tahun lalu. Saya ingin sekedar sharing tentang keadaan yang baru saja terjadi di rumah tangga saya.

    Saya suami berusia 33 thn yang sudah 6 tahun membangun rumah tangga. Alhamdulillah kami sudah dikaruniai 2 orang putri cantik yang berusia 4 & 6 thn. Sejak menikah istri tinggal di rumah mertua bersama anak2, karena tuntutan pekerjaan yang memaksa saya untuk berlokasi di luar negeri. Namun kami tetap dapat berkumpul setiap 3 bulan sekali setiap saya mendapat cuti.
    Awalnya semua baik-baik saja, karena kami memang saling percaya dan saling menyayangi. Namun sejak bulan Juni 2013 lalu istri saya mulai melakukan affair dgn pria rekan kerjanya selama kurang lebih 2 bulan. Awalnya mungkin dimulai dari perhatian, berlanjut dengan rayuan, dan diakhiri dengan perselingkuhan (sampai berciuman). Yang saya ketahui dari pesan sms & inbox FB, si lelaki lah yang melancarkan ‘serangan’ lebih intens, malah rasa suka kepada istri saya sudah dimulai sejak 3 thn lalu. Istri sayapun mengakui bahwa ketertarikan kepada si lelaki lebih kepada perhatian & kedekatan yang terjadi di kantor. Saya yakin & percaya bahwa rasa sayang istri saya sangat besar kepada saya. Namun seperti ada sisi ‘nakal’nya yang bermain ketika ada di dekat si lelaki.
    Saat ini kedua belah pasangan, dalam hal ini saya dan istri si lelaki sudah mengetahui semua perkaranya. Sayapun berusaha berbesar hati meminta maaf kepada keluarga istri si lelaki apabila ada kesalahan yang dilakukan oleh istri saya. Karena bagaimanapun istri adalah tanggung jawab saya dunia-akhirat, apapun senang & sakit yang dia rasakan harus saya rasakan juga. Dan masalah inipun sudah dibawa ke hadapan Kepala Kantor tempat mereka bekerja, dengan kehadiran keluarga saya dan si lelaki. Sebanarnya saya berharap mereka bisa dipisah-kantorkan untuk mengantisipasi ‘godaan2′ berikutnya. Namun hal itu agak sulit diwujudkan mengingat birokrasi yang cukup kompleks disana.

    Yang ingin saya sharing disini, saya sebagai suami turut bertanggung jawab atas semua perbuatan istri saya. Saya mencoba berkaca atas masalah ini, mungkin banyak kekurangan dari sisi saya sebagai suami yang belum bisa membahagiakan istri, anak2 dan keluarga saya. Saya sadar, dengan kondisi saya yang bekerja di pedalaman hutan terkadang agak sulit menemukan internet untuk chatting/email atau kesulitan sinyal untuk sekedar menyapa ‘Apa kabar sayang..?’. Saya mencoba memperbaiki kondisi ini dengan berusaha keep in touch dengan keluarga saya di rumah.
    Dan saya percaya everyone deserves a second chance. Saya hanya meminta dia agar segera bertaubat, dalam arti menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan kotor ini. Hal ini sudah dimulai dengan menghapus akun FB dan semua nomor HP si lelaki. Diapun sudah meminta maaf kepada kepada saya, orangtuanya, dan kepada Tuhan khususnya. Namun saya berharap ini menjadi pengalaman pertama & terakhir di keluarga kami. Karena saya tidak akan mentolerir kejadian semacam ini lagi. Apabila masih terulang, saya akan membawa kedua anak kami, dan keluarga istri siap untuk mengusirnya dari rumah. Memang terdengar agak kejam, tapi ini semua menyangkut harga diri, kehormatan dan kepercayaan dari banyak pihak.

    Pesan moral saya disini yaitu KEJUJURAN dalam berumahtangga adalah segalanya. Katakanlah hal yang jujur itu walaupun itu pahit. Saya menghargai semua pengakuan istri saya tentang kronologis dan perbuatannya dengan si lelaki secara ‘details’ (dimana hal yang sama tidak diketahui istri si lelaki, karena masih ditutupi). Memang, kepercayaan yang sudah kami bangun dengan susah payah seketika hancur begitu saja. Namun kami memilih untuk membangun kepercayaan itu bersama, meski ada trauma psikologis yang masih saya rasakan. Saat ini saya membangun kepercayaan pada istri saya. Dan istripun masih berusaha untuk lebih care kepada saya & anak2..suatu hal yang agak ditinggalkan oleh istri saya beberapa bulan lalu. Saya bahagia melihat istri ‘yang dulu’ sudah kembali lagi. Yang lebih sering menatap wajah anak2 kami dibanding memandang gadget untuk ber-sosial ria.

    Semoga ini dapat dijadikan pelajaran untuk kita semua. Semoga Tuhan selalu memberi petunjuk ke jalan yang benar. Dan semoga semua keputusan yang saya ambil adalah benar, untuk menuju keluarga yang sakinah, bukan memelihara kemudharatan dalam keluarga. Amiin.

    • Siel berkata

      terimakasih banyak atas sharing pengalamannya disini….. semoga dari pengalaman anda …. banyak pasangan yang tersadarkan…. bahwa keluarga adalah segalanya…. rasa percaya… kejujuran… niat dan keteguhan hati sangat dibutuhkan dlam proses pemulihan atau poses melangkah ketahap yang lebih baik dalam perkembangan suatu keluarga…. khususnya bagi pria dan seorang kepala keluarga… dibutuhkan kesabaran dan kejernihan dalam berpikir walaupun situasi sangat menyakitkan hati…. dan bagi para istri…. tunduklah dan jadilah ibu yang baik bagi keluarga dan suami anda… karena istri/ibu adalah penentu sehatnya perkembangan keluarga… masyarakat dan negara…………..

  39. nur berkata

    saya udh tanyakn knpa km lakukn itu,dia bilg krn jauh drku.kalo dkt ga mgkn terjd.hampir smua teman dia di pekrjaannya melakukan hal itu.sbnrnya dia kalo dkt dgku tetap aja msh romantis,tp jika saya ingt prilaku dia yg udh selingkuh ku slalu meungkit2 akhirnya dia marh.saya sbg istri di dlm ranjg pun udh melayani dg penuh,dr makan mau jam 1 ato jam 3 mlm pun slalu ku buatkan.smpi saat ini anakku udh dua th.dia slalu bilg udh menjauh dgnya dan memperbaiki d memperthnkan rmh tgga kami.kadang saya percy kdg ga,krn dr sifat dia kdg meyakinkn.tp kalo saya liat fb dia ada cwk yg centil apa lg ,apa lg temen cwk suamiku jg temen mantan selingkuhannya.sehingga ku slalu marah2 krn teringt dan berfkir slalu negatif tentg suamiku.tp suamiku ttp membri nafkah tnpa di kurangi.hbngn kami kdg membaik kdg ga kalo ku slalu ingt dia pernh selingkuh kami berantem lg.apa yg hrs ku lakukn bentr lg suamiku jg plg.kalo ku dtk mengungkt komunikasi kmi menyngkn

    • Siel berkata

      begini saja……… lihat saja perilaku suami…. jika dia masih memberikan kasih sayang, tanggung jawab, nafkah….pada keluarga dengan baik….. mengapa kita harus berpikiran negatif dan penuh curiga……… jadikanlah rumah itu tempat nyaman sehingga menjadikan tujuan utama sang suami pulang adalah ke rumah keluarga kecil anda…. rawatlah diri… sehingga nyaman dilihat ketika suami pulang… berikan senyuman, layani, dan sambutlah dia…. kasih itu hakekatnya memberi… jangan pikirkan yang lain maka anda akan dibuat terkejut oleh hasilnya… semoga kebahagiaan selalu ada di keluarga anda…. tetap semangat dan tersenyumlah… ^^

  40. nur berkata

    bgmn mengatasi agar suamiku tdk tergoda lg dg mantan selingkuhannya,agar slalu ingat istri dan anak di rmh.krn ku kawatir setahun sekali kami kumpul .sdgkn meraka sm2 kerja di luneg.sblmnya kami keluarga bhgia slg mencinta n menyayangi.bgmn jg cr mengembalikan keluarga harmonis seperti dl dg jarak jauh dan satu th br ketemu.mhn bantuanya agar suami slalu cinta sayang biar pun jauh dan bs menjahui perempuan itu.sblmnya trimakasih atas saranya.

  41. konkow berkata

    nice info

  42. didi berkata

    jadilah manusia yang berharga, masalah masih sayang itu bisa ilang, suami obat nya suami , istri obat nya istri. namun anak tetaplah anak, jaga hubungan dengan anakmu saja sudah cukup. cintailah diri kalian masing2, sebuah perselingkuhan apalagi sampai dengan berzina.itu sebuah tindakan kotor yang fatal. jangan jadikan anak sebagai alasan rujuk. kalian tetap bisa jadi orang tua yang baik asalkan kalian bisa fokus dan sadar bahwa kalian punya anak….. cerai kanapa tidak. ( saya dari keluarga broken home )

  43. Bambang berkata

    Hallo, saya seorang suami dan mempunyai 3 anak. Pernikahan kami sudah 13 tahun. 2 bulan lalu keluarga kami mendapat ujian yang sangat berat dari Allah. Diluar pikiran saya, yg saya rasa tidak masuk akal sehat saya, saya dihadapkan pada kenyataan bahwa istri saya telah selingkuh dengan seorang pria, dan sudah berjalan 1 tahun. Kejadian ini terungkap karena pria itu tidak terima karena istri saya berusaha mengakhiri hubungan terlarang ini. Akhirnya lewat FB si pria tsb mengirimkan PM ke fb saya dengan memberikan foto2 mesra istri saya. Dunia bagai kiamat saat saya melihat foto2 itu, dan alangkah kagetnya juga setelah saya konfirmasi kebenaran foto itu pada istri saya, istri saya jujur jawab ‘iya’. Dua bulan saya menangis, dua bulan saya berusaha berjuang untuk bisa ridho dan ikhlas menerima kejadian ini. Saya ambil pilihan untuk menerima dia kembali ke keluarga, walaupun sakit hati ini sangat-sangat perih…. Saat ini kami diposisi pembangunan dan akan bertekad memulai lembaran baru. Dengan beberapa catatan-catatan dan komitmen serta sumpah telah kami lakukan berdua demi menghindari kejadian2 terkutuk seperti ini lagi dimasa mendatang. Cuma ya itu…. langkah ini sangat berat, berat sekali, dikala ingatan2 itu muncul, hampir saya tidak kuasa menahan emosi, sehingga sering terjadi saya mengungkit2 lagi kejadian itu, padahal istri saya sudah bersumpah, berjanji dan menyesal, tidak akan berhubungan sedikit pun dengan pria itu lagi. Tapi rasa sakit dihati ini sulit untuk hilang, sampe2 saya akan bermaksud mengikuti program hypnoteraphy. Kira-kira obat yg mujarab untuk menghilangkan ingatan2 saya pada peristiwa itu apa ya ? selain cuci otak. Terima kasih

    • Siel berkata

      dendam dan benci…. itu semua berasal dari keegoan di dalam hati…. semakin besar ego kita…. maka semakin besar… kebencian yang ada di alam diri kita… dan semakin besar pengaruh yang jahat menguasai kita…. yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya adalah…. terimalah…. berserahlah dan memohon ampunan pada YANG MAHA KUASA…. mulailah ubah cara pandang kita dan cara berpikir kita… dengan melakukan segala sesuatu untuk kebahagiaan keluarga di masa depan… bila kita mencntai seseorang dengan tulus… bagaimanakah mungkin kita bisa membencinya…??? jika demikian… perasaan yang bagaimanakah yang ada di dalam diri kita sebenanya….??? jika cinta itu bisa menerima segala kondisi apa adanya…??? ingatlah cinta itu berasal dari TUHAN… dan hakekat cinta itu adalah memberi…. jika cinta itu artinya menguasai… hati2lah kita sedang dibutakan dan disesatkan………..

  44. mirra berkata

    sy seorng ibu dari 1 anak,,,,,disini sy jg ingin berbagi pengalaman hidup yang mungkin tak pantas untuk dicontoh,,,,,,disini sya tdk akan mencari pembenaran diri atas peseliungkuhan yg sdh sy lakukan beberapa thn lalu. begini kishnya,,,,, sy menikah dng suami pertengahn 2004,,diawl prnikahn kmi ,kami isi dengan merintis usaha bersama. sethn kemudian kmi bru memikirkan ttg keturunan sy mulai melakukan program hamil,,,,sampai 2009 tk ad hsil sma sekali fakta yg sngt menyakitkn hrs sy hdpi,,,, DR mengatakn klo kondisi suami sy sngt lemh mlh cenderung ke mandul. dr pihk kluarga sy terus mendesak untuk segera mndaptkn momongn klo nggk sy disrh cerai sj. bwt apa menikah klo gak ad anak. berita spt ini tk mungkin sy smpaikn k suami psti dy akn sngt trpukul,,,,hingga akhirnya sy melakukan perselingkuhan dng orng dkt suami yaitu sahabat suamiq sndiri,,,3 kalikmi mlakukn hub suami istri tptnya bulan september 2009 dan pd buln november 2009 sy sdh dinyatakn hamil. mulai saat itu sy sdh tdk lg berhubungn dgn ayah dr anaku baik lwt telfn atopun sms. yg pasti dng kehmilanku ini mmbwa perubahn yg louar biasa,,,uang yg tdnya terus bwt berobat skrng sedkt demi sedkt bs kumpul hgingga akhirnya kmi bs beli mobil,,,rumah,,,dan membuka cabang. setelh 2 th sy gk prnh ketemu dng ayah dri anaku tiba2 dy dtng lg dikehidupanku,,,,,yg mmbwt aku bngung skrng ini adalh disatu sisi aku harus ttap mmpertahankuan RTku,,,,,,disisi lain aku jg hrs mnjga hubngn baik dgn ayah dr anaku. dan sekarang disaat suamiku gak ad ditempt dy kdng dtng bwt menemui anaknya,,,,mlh prnh dy bilng mo bkin adik bwt billy tp jujur sy ingin skli lps dr perselingkuhan ini. klo hrus brhubungn baik itu smata2 bwt anku.. tlng bantu sy untk bs kluar dr msslh in tnpa ad yg merasa disakiti ato dihianati.

    • Siel berkata

      anak adalah salah satu anugerah TUHAN yang terbesar yang diberikan bagi kita… walau bagaimanapun caranya dan dialkukan dengan kesalahan… anak tetaplah suci… anak adalah titipan TUHAN bagi kita untuk dibesarkan dan diberi bekal yang cukup untuk kehhidupan dia yang mandiri kelak……… itu adalah tanggung jawab kita sebagai orang tua…………

      Sekarang urusan kesalahan yang cukup fatal bagi kita sebagai orang tua…. apa yang anda lakukan sudah jelas meupakan kesalahan yang fatal……. namun ingat… bukan berarti anda boleh melakukannya lagi……… kesalahan pertama tersebut… bairlah …. itu sudah terjadi… sekarang yang penting kedepannya……… jika kita sudah menyadari itu adalah suatu kesalahan… ambilah tindakan yang tegas…….. berilah penjelasan pada selingkuhan anda tentang kondisi yang dihadapi… dari percakapan anda… terlihat jelas bahwa… alasan ingin memberikan adik adalah hanya topeng belaka untuk memuaskan nafsu saja…. sekarang adalah ujian yang sebenarnya… TUHAN sudah memberikan anugerah yang anda tunggu2 …. walaupun anda lakukan dengan salah… namun sekarang adalah penentuan akan keputusan anda… membersihkan diri dengan menjalani kehidupan yang mungkin akan cukup berat nantinya atau melanjutkan perselingkuhan dan jatuh ke dalam jurang kegelapan yang semakin dalam……….. segala sesuatu ada di tangan anda… dan mungkin sebenarnya anda sudah mengetahui jawabannya…….

      Semoga dapat membantu……….^^

  45. mirra berkata

    Oh ya sy lupa,,,, sampai saat ini suami sy tdk prnh tau ttg prselingkuhan sy dgn tmnya trsebt, dy mengira klo ankku ini adalah drah dagingnya. Assl tau az ankku tk sedkitpun mirip dgn suamiku justru dy lbh mirip sm ayah kndungnya. Mlh bsa dibilang 11/12. Bnyak tmn2 yg menebk2 ttg kemiripan anak sy. Yg semkn mmbwt sy mrasa sangt brsalh pd suami ketulusan dan kash syngnya pd kluarga samgat luar biasa. Kdng sy berfikir betapa bejat fn jahatnya sy sdh menghianati pria sebaik dy. Bgi yg punya solusi tlmg bntu sy dlmenyikapi hal ini,,,dn bgi yg mau menghujat ato mengakimi sy prsilakan klo smua itu bwt kebaikn kluarga sy.

  46. saya seorang istri dg satu anak dan kini sedang hamil.bbrp bulan yg lalu saya mengetahui suami saya selingkuh. dia mengakui dan meminta maaf.dan berkata bahwa sudah menyelesaikan hunbunganya.saat itu dia bilang lebih memilih keluarga dan ingin memperbaiki semuanya.Tapi kenapa hati saya belum tenang ya?perasaan benci dan kecewa terus menghantui saya.Setiap hari rasa curiga sll hadir.saya sll mencari-cari informasi ttg apakah suami saya benar2 sudah mengakhiri hubunganya.Bahkan saya sampai bertanya lsg pada wanita utu, dan dia blg sudah selesai.Tapi saya merasa ada yg aneh..tiap wanita itu menuliskan sesuatu dtwiternya yg saya curiga itu ditujukan untuk suami saya, saya bertanya pd suami saya, eh bbrp waktu kemudian twit itu dihapus.saya berpikir brarti kan mereka msh berkomunikasi.
    seminggu ini keadaan malah memburuk karena saya curiga suami saya ketemuan sama wanita itu.
    saya secara penuh emosi minta pisah saja setelah lahiran.tapi suami saya tidak merespon apapun, dia malah mendiamkan saya tanpa memberi penjelasan.saya harus bagaimana?

    • Siel berkata

      bila ingin pembuktian…. bila anda masih memiliki keluarga……… lebih baik… kembali pada keluarga anda pada masa kehamilan……. gunanya… untuk menenangkan pikiran… agar emosi yang tidak baik tidak mempengaruhi bayi anda…. selain itu lihatlah… apa yang dilakukan oleh suami anda…. apakah dia merindukan anda dan peduli dengan kandungan anda… dilihat dari berapa seringnya dia datang dan seberapa perhatiankah dia dengan keadaan anda dan kehamilan anda….. beranikah dia mengahadapi keluarga anda… itu sangat menentukan…….. sebab seorang yang benar2 pendamping hidup dan seorang ayah yang benar…. pasti sangat mengkuatirkan keadaan istri dan anak2nya…. serta sangat menghormati orang tua…. semoga bisa menjadi masukkan… ^^

  47. fei berkata

    Selamat malam,
    Saya sdh menikah 7 thn yg lalu, dgn 2 org anak, kejadian ini saya tidak tahu ini dinamakan selingkuh atau tidak, suami saya setiap kali selalu berhubungan dengan eks tmn sekantornya dl, sebelum kejadian ini terjadi sy pernah tanya baik2 dgn suami sy siapa wanita itu dan ada hub apa sebenarnya, suami sy menjawab bahwa tidak ada hubungan apa2 dan wanita itu cuma teman yg selalu minta pendapatnya karena wanita itu berpikir suami sy nyambung setiap kali dia bercerita ketika ada masalah, hidup terus berjalan sampai terjadi peristiwa ini, dimana dia selalu terus berhubungan via sms/bbm, saya membacanya, hati saya hancur, ketika membaca smsnya dengan kata2 sayang, dan suami saya pun demikian dan juga bercerita ttg keluh kesahnya dia tadi begini begitu setiap harinya. Saya tanya dgn emosi ada hubungan apa sebenarnya, dia masih menjawab cuma teman dan tidak melakukan apapun thd wanita itu, apa itu bisa dinamakan selingkuh, karena setelah kejadian itu, dia berjanji tidak akan berhubungan lagi dgn wanita itu dan bisa memberinya kesempatan. Jujur hati sy belum bisa menerimanya? Sy juga ada kirim pesan ke wanita tsb untuk menjauhi suami saya. Pls advisenya? Terima kasih

    • Siel berkata

      seorang laki2…. seorang suami….. memiliki tanggung jawab yang sangat besar dari kata2nya…………. bila kata2nya sudah tidak bisa dipercaya.. berarti dia sudah tidak layak sebagai laki2/suami…..

      dalam kasus sis……….. hargai dan hormati keputusannya……….. lalu cermati bagaimana pembuktian dari kata2nya…. bila itu dilakukan dengan sungguh2 oleh suami anda……..berarti dia masih berada di jalur yang benar sebagai suami… kepala rumah tangga………… sisanya terserah anda… ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: