Rahasia Bahagia

Bagi Anda Pencari Kebahagiaan Sejati

Archive for the ‘Rahasia Kebahagiaan’ Category

Ini hanya sekedar informasi, Bagaimana anda membentuk kebahagiaan anda tergantung anda sendiri.

Bagaimana menjadi orang tua yang bijak dan memaksimalkan potensi anak anda…………..

Posted by Siel pada 14 Agustus 2012

Buku : Children and GOD

Penulis : Dwi Rahayuningsih

Penerbit : OBOR

Kata Pengantar : Karl – Edmund Prier SJ

Suatu penuntun yang baik untuk kita para orang tua dalam mendidik anak….. kadang kita kesulitan untuk memahami apa kebutuhan dan apa keinginan anak2 kita……… dan menuntun kita agar bisa menjadi orang tua yang bijak agar dapat menuntun anak2 kita untuk mencapai tujuannya…………….

Penulis buku ini mengatakan :

Ketika kita peduli, maka kita akan mampu membuka hati

Ketika kita menyayangi, maka kita akan mampu memberi

Itulah yang seharusnya kita lakukan dalam hidup ini.
Dan anak-anak telah memulainya dengan baik.
mereka adalah teladan hidup dalam tampilannya yang polos dan sederhana.

Lihatlah beberapa keistimewaan yang mampu di tampilkan oleh anak-anak dalam buku baru kami “CHILDREN AND GOD” Penerbit OBOR Jakarta. Bisa di dapat di semua toko buku. Get It Now!!

INFO BUKU BARU:
Anak adalah pribadi yang unik.
Ia adalah malaikat kecil bagi orang-orang di sekelilingnya.
Dari padanya kita sering menjumpai kata-kata bijak yang mempesona.
Spontan , jujur dan bersahaja.

Jika anda semua merasa memiliki kedekatan dengan anak-anak. Maka anda patut membaca kisah2 dalam buku ini . Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua sebagai orang tua, pendidik dan pemerhati anak.
Selamat membaca!Salam dan doa dari penulis.
Iklan

Posted in Pasutri, Rahasia Kebahagiaan, Tik Tak Tips | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 1 Comment »

Resep Perkawinan Bahagia………..

Posted by Siel pada 24 Februari 2011

Suatu ketika saat saya belajar untuk menjadi trainer dari Zig Ziglar, Krish Dhanam, Global ambasaddor dari Zig Ziglar bercerita kepada saya bahwa orang yang dianggap sukses adalah bila dia bukan hanya sukses dipekerjaannya saja tetapi juga sukses dirumah tangganya. Juga dia pernah berucap, bahwa dia mempunyai sebuah kebiasaan yang indah walaupun dia sering keluar kota bahkan keluar negeri tetap saja dia berbicara kepada istri serta anaknya. Bahkan dia selalu mengucapkan I love you setiap selesai pembicaraan di skype.

Saat saya tanya, apakah dia selalu mengucapkan i love you setiap hari? Dia katakan iya, lalu dia bercerita kepada saya kenapa terjadinya sebuah perselingkuhan. Bisa jadi karena pasangan kita kurang mendapatkan kata atau ucapan sayang dari pasangannya.

Berbeda saat pacaran dulu mungkin akan berhamburan kata sayang atau cinta. Tetapisaat menikah … duhhhh beda banget. Dan ada satu kata dari dia yang cukup bagus, kalau anda tidak mengucapkan kata sayang atau cinta maka suatu saat bisa saja tangki cinta dia akan kosong. Na bila tangki cintanya kosong maka bisa jadi ada orang lain yang mengisinya dengan cara mengatakan cinta. Apakah itu sama saja dengan tidak berabe? Gimana kalau akhirnya dia menangapi kata cinta tadi? Wuihhhhh ….. sudah tahu akhir ceritanya bukan J

Dalam buku Zig Ziglar – See you At The Top ada beberapa resep agar perkawinan tetap menjadi bahagia. Caranya bagaimana? Begini caranya:

1. Mengingat ketika masa anda sedang jatuh cinta kepada dia sebelum menikah

Ingatlah ketika masa pacaran dulu, kenapa anda jatuh cinta kepada dia dan anda selalu berusaha untuk menampilkan yang terbaik dari diri anda kepada pasangan anda. Selalu ramah, sopan, penuh perhatian, bijaksana dan baik. Dan untuk mempertahankan rumah tangga, kuncinya adalah kembali ketika masa anda sebelum menikah

2. Perkawinan bukanlah tawaran 50/50 tetapi memberikan komitmen penuh 100/100

Dalam perkawinan anda harus menyerahkan diri anda kepada pasangan anda. Bukan hanya sekedar agar jangan sakit maka saya kasihnya 50 saja dulu. Lah gimana perkawinan mau langgeng kalau persepi diawal saja sudah salah. Ingat loh. Your perception is your projection.

3. Awali dan akhiri kegiatan setiap hari dengan pernyataan cinta bagi pasangan anda.

Awalnya buat saya setelah menikah 5 tahun untuk memulai kata cinta, wuihhh susahnya setengah mati. Bahkan saya ada klien yang mengatakan, gila apa. Gengsi atau norak ngomong cinta. Lah kok bisa gitu? Mentang-mentang sudah jadi milik dipikir ngga perlu ngomong lagi apa? J percaya deh, begitu anda ngomong sayang dan cinta, wuihhh semua berubah deh.

4. Kejutkanlah dia dengan memberikan hadiah atau kartu

Ini juga kejadian dengan saya, kok saya ngga pernah membeli bunga, eh tahu-tahu kasih bunga, dan istri saya sampai senengnya minta ampun. Awalnya dipikir saya nyeleweng ya makanya ngasih bunga hahahaha…. tapi kenyataannya. Sampai hari ini saya setia tuh dengan pasangan saya yang cantik ini.

5. Nikmatilah waktu bersama dengan dia yang bermutu

Setelah saya menikah 6 tahun, saya menyadari bahwa saya perlu mempunyai kualitas waktu yang berharga dengan istri. Dan menariknya dalam masa sekitar 3 jam itu bersama istri saya, wuihhh berasa kembali ketika masa pacaran dulu. Ingat, kalau jalan-jalan pakailah baju yang terbaik jangan daster yahhh

6. Cobalah menjadi pendengar yang baik

Pendengar yang baik tidaklah terlalu mudah, apalagi maunya bawaannya kalau ngga proteksi malah ngasih nasehat. Kadang pasangan kita ngga membutuhkan nasehat kok. Dia hanya membutuhkan kita untuk mendengarkan dia saja. Coba sekali-kali tahan nafas anda begitu ada kata yang mau keluar dari mulut anda.

7. Jangan buat pasangan anda sebagai pesaing terhadap anak anda untuk mendapatkan perhatian anda

Na, alasan klasik biasanya kalau diajak keluar adalah jangan deh, ajak anak-anak. Kasian deh, ajak merekalah. Lah kalo begini terus. Gimana mau mesra? Ingat, pasangan anda tetaplah manusia yang butuh diperhatikan. Ingat woii, isi tangki cintanya. Siapkan waktu untuk mereka.

8. Apabila terjadi perbedaan paham, itu boleh-boleh saja tetapi anda tidak boleh marah

Marah boleh, beda paham boleh tetapi tetap pegang kata bahwa perbedaan paham itu tidak akan membuat menjadi kata cerai. Kebanyakan perkawinan adalah paling enak ngomong cerai. Jadi hold your breath dan jangan langsung keluarkan kata cerai.
Ingat, semua perbedaan itu pasti mempunyai maksud baik. Hanya mungkin caranya saja yang berbeda.

9. Ingatlah bahwa keluarga harus mempunyai pemimpin yang akan mengambil keputusan walau dalam keadaan sulit sekalipun

Dalam suatu perjalanan rumah tangga kadang sering adanya suatu kondisi yang membutuhkan keputusan. Dan ayah sebagai pemimpin rumah tangga, haruslah bertanggungjawab sebesar-besarnya demi mempertahankan rumah tangga dan buatlah keputusan apapun berkaitan kondisi keluarga dan doakan hasilnya kepada Tuhan.

10. Anda harus berupaya habis-habisan untuk menyenangkan atau memahami pasangan anda

Awalnya saya pernah mendengar yang namanya cinta tanpa syarat. Saya pikir ahhhh teori. Nggak mungkin. Tetapi setelah berjalan 7 tahun menikah, saya akhirnya menemukan arti sesungguhnya cinta tanpa syarat. Cinta tanpa syarat artinya kita menerima kelebihan dan kekurangan pasangan kita apa adanya. Bahkan biar istri saya bangun siang, ngga bisa masak, ngga bisa dandan tetap saja dia adalah istri saya yang saya pilih menjadi pasangan hidup saya. Dan yang paling penting, jangan dengarkan pihak ke tiga yang kadang semakin memperkeruh kondisi keluarga. Belum orang tuanya ngomong, enak aja anak gue diginiin, ngga bisa harus melakukan ini dan itu. Saya sarankan, jangan didengarkan. Ingat anda yang menikah. Bukan orang ketiga tersebut yang menikah. Alasan anda menikah dulu saya yakin pasti kuat bukan?

11. Cobalah resep cinta : 1 cangkir cinta, 2 cangkir kesetiaan, 3 cangkir kesediaan memaafkan, 1 cangkir persahabatan, 5 sendok harapan, 2 sendok kelembutan, 4 liter iman dan 1 barel tertawa.

12. Hendaklah kamu selalu ramah terhadap pasangan anda, penuh kasih mesra dan saling memaafkan

Apakah susah kita bergandengan tangan? Atau memeluk saat jalan? Bahkan saya pernah melihat ada seorang suami istri yang sudah punya 2 orang anak masih
pangku-pangkuan didepan umum. Iri bukan kalau kita melihatnya? Kenapa anda tidak melakukannya? Biarkan orang lain iri melihatnya hahahaha..

 

13. Berdoa bersama-sama

Ajaklah pasangan anda selalu berdoa atau bersembayang bersama. Karena konon Tuhan lebih mendengarkan orang berdoa kalau dalam keluarga itu mau berdoa dan bersembayang bersama-sama. Dan ini menjalin hubungan mesra dengan sang Pencipta.

14. Ingatlah selalu, apabila terjadi pertengkaran yang tidak terhindarkan. Siapa yang memulai untuk menyelesaikannya tidaklah penting.
Namun orang yang memulai itu memperlihatkan kematangan dan cinta yang lebih besar

Dah, jangan gengsi-gengsian. Buruan deh meminta maaf atau menyelesaikannya. Kadang kita suka egois, ngga mau ah. Ngapain gue minta maaf, lah dia yang mulai. Ngga mau. Harga diri gue bisa rusak. Lah ini bukan masalah harga diri tetapi masalah kelangsungan rumah tangga bukan? Bukankah lebih baik manusia itu selalu berpasang-pasangan? Apalagi bisa dengan satu pasangan yang sama. Wuihhhh indahnya bukan?

 

Diambil dari : Antonius Arif
School of Mind Reprogramming

Posted in Ikatan, Pasutri, Rahasia Kebahagiaan, Tik Tak Tips | Dengan kaitkata: , , , , | 15 Comments »

Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak berakhir bahagia

Posted by Siel pada 11 Oktober 2009

Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak berakhir bahagia

Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur.

Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru tidak akan lapar seharian di sekolah.

Setiap sore, ibu selalu membungkukkan nbadan menyikat panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikikt pun.

Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki telanjang.

Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik. Dalam proses pertumbuhan saya, tidak  hanya sekali saja ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.


Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berpretasi dalam pelajaran.

Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku kuno. Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami. Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam diam di sudut halaman.

Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan. Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik. Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?

Pengorbanan yang dianggap benar. Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara perlahan lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini. Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri. Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.


Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati. Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik! Dengan mimik tidak senang saya berkata :  apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di pel ?

Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat
tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap
berkata begitu sama ayah.

Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka. Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya. Yang kamu inginkan ?

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah saya? Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam
perkawinannya, Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya.  terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun, jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.

Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku.cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.

Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama. Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu. Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?


Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa menemaniku! ujar suamiku.

Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu?.dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang dibutuhkannya. Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku. Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut. Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak kedua.

Jalan kebahagiaan

Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkanya di atas meja buku, Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar kebutuhanku. Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat. Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar. Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh. Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.

Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan. > Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini, perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup.


Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang perjalanan keluar kota .

Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur gejolak hati masing-masing.

Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan
kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan,
kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang saling mencintai
bertahun-tahun silam.

Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya melangkah ke jalan bahagia.

Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua, bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.

Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga
sudah kecewa dan hancur.

Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap orang
pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.

Diambil dari : Berbagai Sumber

Posted in Ikatan, Pasutri, Rahasia Kebahagiaan | Dengan kaitkata: , , , | 4 Comments »

Menari di tengah hujan………….

Posted by Siel pada 11 Oktober 2009

Menari di tengah hujan

By : Unknown

Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9:30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu-jarinya. Aku menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi.

Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Aku merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang aku sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, aku putuskan untuk melakukannya sendiri.

Sambil menangani lukanya, aku bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untu makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat di sana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer.

Lalu kutanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat. Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. Aku sangat terkejut dan berkata, Dan Bapak masih pergi ke sana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi? Dia tersenyum ketika tangannya menepuk tanganku sambil berkata, Dia memang tidak mengenali saya, tapi saya masih mengenali dia, kan ?

Aku terus menahan air mata sampai kakek itu pergi, tanganku masih tetap merinding, Cinta kasih seperti itulah yang aku mau dalam hidupku.

Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis. Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi.

Bagiku pengalaman ini menyampaikan satu pesan penting: Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, mereka hanya berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki. Hidup bukanlah perjuangan menghadapi badai, tapi bagaimana tetap menari di tengah hujan.

Diambil dari : Berbagai Sumber

Posted in Ikatan, Pasutri, Rahasia Kebahagiaan | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »

Pasangan Suami Istri Rayakan Ultah Perkawinan ke-81

Posted by Siel pada 13 September 2009

Ultah perkawinan 81

Pasangan Suami Istri Rayakan Ultah Perkawinan ke-81
Anwar Khumaini – detikNews

London – Ini dia pasangan suami istri terlama di Inggris, dan mungkin di dunia. Pria dan wanita yang usianya sama-sama 101 tahun ini merayakan ulang tahun (ultah) perkawinannya yang ke-81. Wow!

Adalah Frank yang berusia 101 tahun, dan istrinya, Anita bulan depan akan merayakan ultahnya yang ke 101 juga. Pasangan romantis yang tinggal di sebuah rumah perawatan di Plymouth, Inggris, mengaku masih punya sedikit perbedaan. Namun mereka selalu saling mencium dan berpelukan menjelang tidur.

Mereka mengaku tidak memiliki resep rahasia sehingga bisa melangsungkan pernikahan yang sekian lama. “Kita pertama bertemu dalam sebuah acara di St Budeaux pada 1926 dan menikah dua tahu setelah itu,” kata Frank seperti dikutip ananova, Selasa (26/5/2009).

Pasangan ini memiliki dua orang anak serta lima cucu dan tujuh cicit. Salah satu putra mereka yang berusia 74 tahun yang juga dipanggil Frank mengatakan, rahasia utama orang tua mereka tetap panjang umur dan rukun berumah tangga adalah mereka selalu hidup sederhana dan bahagia.

“Mereka saling menikmati dengan kehidupannya, ” kata Frank.

Diambil dari : DetikNews

NB: How Wonderfulllll………..

Posted in Ikatan, Pasutri, Rahasia Kebahagiaan | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »

Tahukah anda ………..?

Posted by Siel pada 16 Juli 2009

Dear myfriends. . .
Tahukah anda kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah Dan butuh pertolongan?

Tahukah anda kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?

Tahukah anda kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah :
Aku cinta kamu, maaf Dan tolong aku.

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian hitam adalah orang yang ingin tidak diperhatikan Dan butuh bantuan Dan pengertian anda?

Tahukah anda kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut dikembalikan dua kali lipat?

Tahukah anda bahwa lebih mudah mengatakan perasaan anda dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung? Tapi tahukah anda bahwa hal tsb akan lebih bernilai saat anda mengatakannya dihadapan
Orang tsb?

Tahukah anda kalau anda memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan anda tsb pasti dikabulkan?

Tahukah anda bahwa anda bisa mewujudkan impian anda, spt jatuh cinta, menjadi kaya, selalu sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan, Dan jika anda benar2 tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa anda lakukan.

Tapi jangan percaya semua yang saya katakan , sebelum anda mencobanya sendiri, jika anda tahu seseorang yang benar2 butuh sesuatu yg saya sebutkan diatas, Dan anda tahu anda bisa menolongnya, anda akan melihat bahwa pertolongan tsb akan dikembalikan dua kali lipat.

Diambil dari : Berbagai Sumber

Posted in Rahasia Kebahagiaan | Leave a Comment »

Apa yang harus anda lakukan dengan keuangan keluarga ?

Posted by Siel pada 13 Juli 2009

Surat dari seorang teman,

Mb Dina,

Boleh sharing sdikit, dari sgelintir pengalaman pribadi sy. Wkt menikah, sy aware kl gaji mantan suami sy lbh kecil dr sy, bs separohnya sndiri. let say,  ia 1jt, sy 2jt. dan dia jg aware dgn keadaan spt ini.

Slama perkawinan kami, alhamdulilah dia sll ksh full gaji+slipnya ke sy. klpun ada sambilan, sy sll blg keep aja deh buat km jajan. in return, tiap 2mggu sekali (bersyukur wkt itu dia gajian 2minggu skali :D), sy ksh report keuangan. kl cm dikit ya sbln skali aja.

blnja bulanan ?

bayar tagihan2 ?

bayar cicilan ?

tabungan ?

dana utk liburan/rekreasi ?

ini wajib – krn kt bekerja psti butuh refreshing. at least 2mggu skali pergi kencan bdua, n 1minggu skali sm anak2. ga perlu mewah2 tp ckup educatif dan menghibur. untuk sy ckup beruntung tgl didaerah yg msh diblg kampung, jd sifat matre krn liat teman2nya py sesuatu tdk ada di anakku hehe..

dana emergency – sakit, dll ?

Jujur smua itu sy ambil dari gajinya dia, cm kl ada sesuatu yg ingin sy tmbhkn, mis.blnja bulanan ingin bli sesuatu utk keindahan rmh – beli gorden mis.nya, biasanya sy tmbhkn dgn gaji sy. itu jg wlpun tdk blg ke suami, tp dia aware krn dipembukuan tdk ada pengeluaran itu yg mana otomatis ambil dari uang sy.

tp dia ckup malu utk blg mi, nti aku ganti ya..wlpun gantinya tdk melulu uang, surprise kencan ato apalah – cukup membuat sy bahagia.

Mb Dina, kita sbg manusia hidup didunia yg serba modern n hightech, memang rasa egois, selfish, keinginan yg tdk ada pernah cukup sll akan menghinggapin diri kt.dan itu manusiawi bgt.

sbg contoh:

dgn gaji 500rb – aku cm hnya mampu skolahin anakku di SD negeri aja (bukan mendiskritkan SD Negeri ya..punten.. ) tp bgitu naik jabatan ato naik gaji – otomatis dunk, pgn anak kt punya pendidikan yg lbh baik. masukkanlah anak kt ke sekolah swasta. benar?!..

eh..d tengah tahun, bnyk sambilan2 yg kira2 tdk bs dianggap sbelah mata, yg mana bs utk tambahan uang pokok kt. – mulai lg kt berpikir..

hm..skolah yg agak disiplin spt semi pesantren boleh juga tuch..scra kt berdua sibuk. dan dari pada anak kelamaan drmh sm pembantu, lbh baik disekolah semi pesantren yg mana pendidikannya full komplit, ada arab, inggris, indonesia, komputer dll..why not dunk..positifnya bnyk berteman n belajar scr educatif n games dgn didikan scr agamis,wlpun tdk menutup pendidikan drmh jg sangat penting..

Nah mb Dina, dari contohku diatas bs diliatkan, semakin tinggi jabatan/pemasukan income kita, smakin tinggi pula pengeluaran yg ada.sdh tdk perlu belajar ekonomi utk mengetahui ini hehe.. gajiku sdh 10-15jt (contoh lho..), ga mungkin dunk anakku cm num susu yg murahan ato skolah di SD murahan?

kata2 itu pasti sering jg kan kt dengar dan itu pasti terjadi dibnyk kehidupan RT jaman skrg..bnr jg gak??? again gengsi berbicara…

Skrgpun sy sdh jadi single parents, kebutuhan2 tersebut diatas tdk berubah dratis. sy alhamdulilah tetap bs menjadi kepala kluarga utk anak, ibu, dan adik sy yg msh kuliah. memang hal2 yg sifatnya tertier (ato kbutuhan pribadi) tdk sll dipenuhi hehe..

Dan mungkin ada sedikit sharingku aja. jangan malu utk bertanya oportunity apa yg bs kt kerjakan slain kerja kantoran.dulu utk beli susu aja sy mesti jualin baju2 bekas sy. sy cuci, dibnerin kl ada kancing copot ato jaitan yg lepas.t rus sy dagangin diminggu pagi buka lapak utk org2 yg lari pagi..awalnya si ada rasa malu ya, tkt ada yg ngliat. jd mesti kyk steve wonder pake kaca mata item sgala hahaha.. kok lama2 diliat seru jg ya.. jualan baju bekas sy drpd menuh2in lemari hehe.. kbetulan sy hobi blaja wkt itu hehe.. miss matching kt temen2 sy hehe..”mumpung diforum narsis dikit akh :D”

6bln awal sy dagang baju2 bekas sy.. hasil uang sdh bs utk bermodal utk beli baju baru istilah kerennya sie kulakan ya hehe.. skrg mlh sdh merambat jualan baju anak2.. wah smakin sibuk aja aktifitas sy. senin-jumat kerja ktrn.. sabtu ke supplier ambil bj trus minggu jualan.. spy muter cepet sy jg coba iklan di web. memang jdnya anak terlantar, tp tdk jg kok.. sabtu kl dia mau sy ajak ikut betapa susahnya maminya cari uang, ini jg pelajaran buat sikecil utk lbh menghargai mainannya dan arti mahal dan murah hehe.. trus kl minggu dia ikutan jualan panas2.. tante. .mari liat baju jualan mami ade..begitu teriaknya hehe..

at least ada sdikit didikan yg sy ajarkan disitu ke anak sy. wah..wah jd nglantur kmn2 ya..dari problem mb Dina aku pikir yg harus dibenahi cara berpikir itu mb dinanya sndiri (maaf mb..).

bgini analisa sy..

kl status mb dina hnya IRT full time aja mungkin akan teriak2 ke suaminya “papa duit kurang nie, apa2 mahal..mas hrs giat lg dunk cr duitnya..” dsb..

bnr bgitu para bapak..omongan spt itu sering kan kt jg dengar..

tp dgn status mb yg sbg IRT jg sbg pekerja kantoran, hal ini tentu bs maklumi dunk. bahwa org kerja cr duit itu susah. udah banting tulang siang malam kaki jd kepala, kepala jd kaki sdh dijlni tetep aja pas-pasan.. jd kl hal ini diributkan drmh percuma jg kan mb.. stauku suami dtg kermh dgn harapan menemukan kedamaian dan cinta stlh lelah seharian terpaku dgn kerjaan kantor.. damai disambut istri dgn pelukan dan senyuman, bkn diberondong dgn berbagai info kl kebutuhan hdp itu naik.. heloooww… mosok gt si suami ga ngeh si.. pasti ngeh lah.. cm kan suami jg punya batas maksimal dari kemampuannya. tlg berusaha jd istri pengertian..

Mb Dina tunjukkan dunk ke suami mb dgn uang 800rb bs memenuhi kebutuhan sehari2 tnpa hrs adu otot dgn suami.

mari kt urai lbh dlm ya mb.. (maaf kl kurang berkenan..). .

kebutuhan sehari2 – apa yg plg mahal? susu.. hm..buatku susu mahal itu krn berbagai mcm kandungan vit ddlmnya, benar kan.. coba kt ubah bli susu yg kandungannya moreless sm tp lbh murah. kan tgl baca dibalik kardus itu ada komposisinya mb. tgl di tmbhkn dgn vitamin ywakkakakg sesungguhnya yaitu dgn sayuran dan buah2an yg bs dibeli dgn murah dipasar tradisional.

tagihan?

tagihan apa nie mis.nya listrik/air/ tel ya..ya ini memang hrs berhemat ya..kl boleh saran sie.. daripada ngontrak rmh (well aku ga tau yg sbnrnya krn mb tdk crita scr details).. mending tgl di PMA mb (pondok mertua indah). memang kesannya tdk mandiri ato anak mami.. tp well wong memang kt ga punya duit, peduli amat dgn kt mrk. bertahanlah 1-2th uang pasti bs dikumpulkan. tentu dunk mosok mertua/ortu ga ngerti keadaan yg ada. lbh hemat lg krn tdk perlu pembantu, kan ada ibu/mertua yg mau ikut andil menjaga anak kt..klpun mesti pake pembantu kan tdk berat2 bgt mb. kt kerja tdk perlu was2 mb.anak aman dlm perlindungan ortu sndiri.

buatku pengeluaran terbesarku (utk diriku sndiri) adlh transport.apa ini jg jd kendala utk mb dina? usulku sie pergi kektr ber2 bs mengurangi beban uang trnspt.ato klpun cari kontrakan cari yg dekat kantor. biasanya utk menghemat aku lbh suka brangkat pagi..krn bs disambi dgn jalan kaki..selain hemat naik bus, kt nya jg sehat kan..

hm..trus apa lg ya..

Mb dina, ingatlah..menabung itu bukan suatu keterpaksaan. kl memang kt blm mampu menabung ya jgn menabung. menabung itu kan bnyk mb..

menabung tuk akhirat..lbh tawakal dgn smua ini..sdh tabungan kan mb..

menabung tdk dgn uang..mis. barang..emas, motor..ini bkn brg mewah mb krn smua itu sdh bs dicicil pembeliaannya kl memang mau. kl tdk mampu beli cash mencicil jg tdk dosa kan.. spjg kt mampu dan komit dgn pembayarannya.

kl sy berpendapat sie.. sblm memikirkan menabung. alangkah wisenya kl mb menyelesaikan cicilan yg mengambil hampir dr sluruh gaji mb Dina itu. baru berpikir cara cari uang tmbhn. krn tho sgt tdk mungkin uang suami kt pake jg utk usaha.

omong2 soal usaha..stau sy bnyk ya usaha2 kecil yg bs dipergunakan… either perlu modal ato bs cm menggunakan tenaga kt.kl mb bs masak, buat kue.. bs kan dijajakan disputaran ktr.ga perlu malu mb..skrg smua org pada usaha kok. klpun ga ada modal..bs pake tenaga jg bs kan mb..

jgn coba cari utang kl ga yakin usaha akan cepat balik modal mb.. nti malah menambah beban pikiran aja. utk tenaga ini.. hm.. contohnya jd sales kartu kredit freelance.. ato jadi penjaga stan (bln ini kan ada PRJ mb..) aku yakin mb msh muda n cantik.. tdk ada salahnya kan ambil yg shift mlm. memang smua ini perlu dibicarakan dgn kepala dingin dgn suami ya.. biar tdk ada keributan nantinya. klpun menerangkan jgn pernah memojokan suami ya mb.. kasian mrk..

Keuangan yg defisit itu jg krn kt tdk mampu mengaturnya mb.. memang perlu latihan ya..gampang omong drpd perbuatannya. tp aku yakin mb dina mampu kok.

kan ditambah rasa sayang n cinta ke suami dan anak mb dina tentunya hehe.. oia ya mb.. sedikit usul yg buat suami mungkin senang.. buatlah sedikit surprise2 kecil utk membangkitkn cinta mb.. itu napa diatas aku blg uang utk rekreasi itu hrs ada.. buatku si wajib. at least 1bln skali hrs ada rekreasinya. pergi nonton.. ato nongkrong di roti bakar smbil crita2 masa pacaran cukup romantis n ekonomis kan mb.. ini utk membuat suami lbh rilex klpun hrs membicarakan soal uang yg gak pernah ada cukup2nya.. hehe. .

tdk usah parno dgn situasi yg ada mb.. terus berdoa dan berusaha.. cobaan tdk akan melebihi kemampuan umatnya asal kita mau mencoba dulu. jgn pernah malu, gengsi ato menyerah untuk mencoba sesuatu demi kebaikan dan kemajuan mb.. Peduli amat dgn kata2 org yg penting kluarga kt tau apa yg kt perbuat. slalu liatlah kebawah mb.. dluar sana msh bnyk kluarga2 yg scr financial kurang dari mb dina, tp mrk mampu hdp bahagia smp kakek nenek mb.. tdk perlu makan enak dan berkecukupan tp mrk jarang sakit tuch.. krn mnrtku terpaan2 itu yg mmbuat mrk kuat dan sehat.

tanpa krikil2 itu, kt tdk akan mampu bangkit utk menunjukkan kepada smua, kl kt bs cari Ibu RT, suami, dan wanita karier dlm wkt bersamaan.dan jgn lupa bersedekah ya mb.. wlpun cm 500perak ato seribu perak.. insyaAllah, Allah akan menggantinya dgn 500rb ato 1jt sekalipun..

Sy bukan ekonom, tp kl mb dina mau share lbh dalam.. monggo japri aja.. sy siap mendengarkan… dan men’share’ dgn apa yg sdh sy alami.. jgn pernah mengeluh krn itu cm jd hambatan dalam meraih kesuksesan.. buat sy roda sy sdh berputar 2x.. merasakan hdp mewah sdh.. merasakan hidup pas2nya jg sdh… merasakan hdp ditgl suami jg sudah.. hehe. .

banting tulang sndiri jg sudah…. mempunyai anak yg harus menjalankan operasi jantung jg sdh….

well.. sy bersyukur sekali Allah msh syg sy.. msh diksh cobaan yg begitu berat (mnrt sy), tp sy msh mampu menerjang smua itu dgn kelebihan dan kekurangan sy. buat yg lain.. punten sanget ya kl sglumit sharingan sy ini mmbuat bosan yg membacanya.

salam tegar,
my

Diambil dari : berbagai sumber

NB: Dari sepenggal surat diatas mungkin dapat sedikit mencerahkan kita semua bahwa dalam membina rumah tangga itu perlu perjuangan dan kerjasama yang baik antara semua anggota keluarga. Penulis hanya berniat menyampaikan suatu informasi yang dapat dijadikan acuan bagi anda semua bahwa kebahagiaan itu diperjuangkan bukan datang dengan sendirinya dan bersyukurlah atas segala yang kita miliki.

Posted in Ikatan, Pasutri, Rahasia Kebahagiaan | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Mama

Posted by Siel pada 5 Juli 2009

… MAMA…

Mama melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah kita menyakitkannya?
Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya?

Mencaci makinya?
Melawannya?
Memukulnya? Mengacuhkannya?

Meninggalkannya?

Mama tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil,
Memberikan ASI waktu kita bayi,

Mencuci celana kotor kita,

Menahan derita,

Menggendong kita sendirian.

Di saat mamamu tidur, coba kamu lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya.. tangannya tak dapat hapuskan airmatamu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan.. bayangkan mamamu sudah tiada…. apakah kamu cukup membahagiakannya… apakah kamu pernah berfikir bertapa besar pengorbanannya semenjak kamu berada di dalam perutnya… kirim pesan ini pada semua… itupun kalau kamu sayang mamamu dan mau mengingatkan teman2mu .

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

1… Bebaskan hatimu dari rasa benci.
2.. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.

3. Hiduplah dengan sederhana.

4. Berikan lebih banyak (give more)
.
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less)
.

SADARILAH bahwa di dunia ini tidak ada 1 orang pun yang mau mati demi MAMA, tetapi…
Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita…

Mama bukan tempat penitipan cucunya disaat anda jalan jalan,

tetapi disaat beliau sudah tua dan tak bertenaga, yang beliau butuhkan sekarang adalah perhatian anda , datang & hampiri dia , bertanyalah bagaimana kesehatannya saat ini dan dengarlah curhatnya, temani dia disaat dia membutuhkan anda,  itu saja…. beliau sudah bahagia sekali………….dan melupakan semua hutang anda kepadanya


Diambil dari : Berbagai Sumber

Posted in Rahasia Kebahagiaan | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Tak semua pohon mampu berbuah ?

Posted by Siel pada 30 Juni 2009

Tak semua pohon mampu berbuah. Ada yang hanya menawarkan keindahan melalui bunga. Ada yang cuma menghadiahi keteduhan dan kesegaran. Ada juga yang hanya memberikan khasiat mujarab dari akar, batang, atau daunnya. Masalahnya, tak semua manusia seperti mereka.

Di antara buah dari pohon perkawinan adalah anak. Anaklah yang menghias perkawinan menjadi teramat indah. Di situlah ada harapan, tantangan, ujian, bahkan hiburan. Indahnya menatap senyum anak. Dan sedemikian prihatinnya mendapati tangis anak. Senyum dan tangisnya kian membuat ikatan pernikahan menjadi lebih kuat.

“Ah, bahagianya kalau punya anak,” ucap Pak Karno membatin. Bapak usia tiga puluhan ini lagi-lagi menakar harap. Kadang ia sedih karena putus asa. Kadang bangkit ketika mendengar nasihat teman-temannya.

Mungkin, bisa dibilang wajar ia sedih. Entah sudah berapa cara telah ditempuh. Mulai cara medis, terapi alternatif, hingga ramuan tradisional telah dicoba. Tapi, hasilnya belum menggembirakan. Sebelas tahun sudah ia berumah tangga. Selama itu, kesibukan rumah tangganya tak bergeser dari pengobatan buat dapat anak.

Kalau saja anak kandung bisa dibeli, berapa pun akan dibayar Pak Karno. Itulah yang bikin Pak Karno tak peduli soal biaya pengobatan. Entah berapa puluh juta sudah keluar, tapi hasilnya masih nihil. Hari-hari yang paling menggembirakan Pak Karno cuma satu: ketika isterinya telat datang bulan. Sayangnya, bulan tinggal telat, tapi cikal bakal anak tak juga terlihat.

Kalau melihat kesibukan tetangganya di pagi hari, Pak Karno seperti berada di dunia lain. Terlihat dari balik jendela bagaimana tetangganya sibuk mengantar anak-anak ke sekolah. Sementara sang ibu dengan penuh kasih sayang menimang sang bayi. Senyum selamat jalan merekah dari sang isteri ke suami. “Ah, betapa bahagianya mereka,” tak sadar suara lirih mengalir ringan dari bibir Pak Karno.

Entah siapa yang paling mesti dikasihani. Ia atau isterinya. Pak Karno pernah merasa kalau dirinyalah yang paling tersiksa. Ia tak punya keturunan. Ia akan sendiri ketika tua. Dan tak ada satu generasi pun yang akan melanjutkan cita-citanya. Tak ada satu anak pun yang akan dinasabkan atas namanya. Nama Pak Karno akan tenggelam setelah usianya berakhir.

Itulah yang bikin Pak Karno merasa lebih menderita dibanding isterinya. Tapi, perkiraan itu bisa berubah ketika mencermati perasaan isterinya. Mungkin, ia bisa lepas dari kungkungan itu ketika bertemu teman-teman kantor. Bayang-bayang buruk Pak Karno akan menepi sebentar saat kesibukan kantor memburunya. Tapi, gimana dengan isterinya. Pengalihan-pengalih an itu tak dimiliki sang isteri.

Isteri Pak Karno bukan jenis pegawai kantoran. Bukan juga tipe wanita yang begitu terobsesi dengan karir. Ia wanita biasa yang punya cita-cita luar biasa: ingin sukses seratus persen mengelola rumah tangga. Jadi, nggak ada teman lain kecuali Pak Karno. Tak ada tempat mencurahkan rasa kecuali suaminya. Dan, hal itulah yang akhirnya membuat Pak Karno tersadar tentang isterinya. Ia tak lagi heran ketika isterinya mulai aktif di masyarakat.

Dan satu hal yang bikin Pak Karno lebih prihatin pada isterinya: dokter pernah bilang kalau ketidaksuburan ada di isteri. Saat itulah Pak Karno mesti rela menyaksikan isterinya menangis. Kadang Pak Karno harus menerima ketidakstabilan emosi isterinya. Isterinya menjadi lebih perasa. Mudah marah. Dan tak jarang memperlihatkan diri seperti orang yang tak memiliki gairah hidup. Lesu.

Hingga suatu hari, isteri Pak Karno berujar pelan. “Mas mau kawin lagi?” tanya sang isteri tanpa menatap wajah suaminya. Pandangannya tertunduk ke bawah. Ia seperti pasrah. Menerima kenyataan kalau dirinyalah sumber masalah.

Pak Karno tak menjawab. Ia bingung mesti bilang apa. Ia seperti dihadapkan dua masalah sekaligus. Masalah bagaimana mendapatkan anak. Dan, masalah keharmonisan hubungannya dengan isteri. Ia tidak ingin sepinya celoteh dan tangis anak menjadi lebih sepi lagi dengan dinginnya sang isteri terhadap dirinya.

Pak Karno yakin kalau pertanyaan isterinya punya makna lain. Dan makna itulah yang memperlihatkan betapa jika Pak Karno salah langkah, akan kehilangan sesuatu yang selama ini bersamanya: kebersamaan isteri yang begitu setia. Sebuah kebersamaan yang utuh. Bukan cuma fisik, tapi juga rasa dan emosi.

Ia tersadar dengan suatu hal. Sebelas tahun bukan waktu yang sebentar buat terjalinnya dua emosi yang berbeda. Selama itu, tak satu pun sepak terjang isterinya yang tak mengenakkan. Dan selama itu pula, tak pernah terbersit dalam pikiran Pak Karno untuk menyakiti isterinya. Walau cuma dengan wajah cemberut.

Pak Karno terkenang dengan sejarah Islam yang pernah ia baca. Mungkin, seperti itulah perasaan Aisyah terhadap Rasulullah ketika beliau saw. begitu menjaga perasaan isterinya. Apa yang kurang dari Aisyah: cantik, cerdas, salehah, dan begitu taat dengan suami. Hanya satu yang tak mampu diberikan Aisyah buat suami tercintanya: anak. Walaupun perkawinan hampir berjalan sepuluh tahun. Dan walaupun, keduanya adalah hamba-hamba Allah yang teramat saleh. Siapa yang lebih saleh melebihi Rasulullah saw. Tapi, beliau saw. pun harus menerima kenyataan bahwa Aisyah tak bisa memberinya anak.

Sebuah pelajaran menarik untuk ia renungkan. Di satu sisi, ia memang butuh kehadiran anak. Tapi di sisi lain, penghargaan buat orang yang selama ini begitu baik pun harus tetap terawat. Teramat zhalim kalau ia mampu meraih sesuatu dengan mengorbankan rasa orang lain. Terlebih orang lain itu adalah wanita yang telah membuktikan cinta dan kesetiaannya.

Mungkin, masih ada cara lain buat dapat anak. Dan cara itu mesti terlahir dari ungkapan ridha Pak Karno dan isterinya. Pak Karno memang tak mau berputus asa. Tapi, ia pun tak mau memutus asa isterinya. Biarlah sesuatu yang akan ia dapatkan akan terus ia usahakan. Tanpa harus melepas sesuatu yang telah ia pegang. Bersama kesukaran pasti ada kemudahan. “Insya Allah!” tekad Pak Karno bulat.

Memang, tak semua pohon bisa berbuah. Tapi, akan ada buah-buah dalam bentuk lain yang diperlihatkan sang pohon. Hingga, tak sedikit pun keindahan dan keserasian alam terusik dengan ketidakmampuan itu.

Diambil dari : Berbagai sumber

NB : Berdasarkan cerita seorang teman terhadap penulis, ia memutuskan untuk setia terhadap isterinya dan dia mengambil keputusan dengan mengangkat seorang anak angkat. Bahkan sekarang ia mengambil anak angkat ke-2 dari familynya yang kesulitan dalam mengurus rumah tangga. Mungkin ini salah satu jalan penyelesaian yang baik. Bukankah setiap anak adalah titipan dari sang pencipta ?

Posted in Ikatan, Pasutri, Rahasia Kebahagiaan | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Pernah gak sih..…

Posted by Siel pada 27 Juni 2009

Pernah gak sih..…

Lihat orang yang hobi banget membunyikan klakson mobilnya dengan membabi buta?

Ketemu kasir atau customer service yang jutek abisss?

Punya temen kantor yang kerjaannya curhaaat melulu?

Biasanya setelah kejadian-kejadian seperti itu, kita bisa langsung bad mood seharian. Akibatnya? Kerjaan nggak beres-beres, bete, stress, adaaa aja yang salah.

Kenapa harus diri kita yang jadi korban bad mood cuma gara-gara ulah orang-orang yang menyebalkan? Bad mood atau pikiran negatif bisa bikin jauh rejeki loo, seperti yang diulas artikel berjudul Magnet Profit Bisnis Anda di http://www.dexton. adexindo. com

Gimana caranya supaya ulah orang-orang yang menyebalkan tidak merusak mood kita?

Pelajari situasi yang menyebalkan. Bagaimana reaksi kita? Terganggu, sedikit kesal, marah atau jadi frustasi??

Tarik nafas panjang dan jangan berada pada reaksi pertama terlalu lama. Anda mungkin tidak bisa menghindari emosi anda secara insting. Tetapi segera keluar dari situ karena jika anda terlalu lama emosi tersebut akan bertambah besar dan akan sulit untuk melakukan langkah selanjutnya.

Caranya? Pahami bahwa orang dibalik kejadian menyebalkan tersebut adalah juga manusia seperti anda. Dan sama seperti dia kita juga pasti pernah menjadi sebab kekesalan orang lain, kita semua pernah mengalami hari yang buruk dan bersikap sangat tidak menyenangkan. Beri sebuah cerita atau alasan, ceritanya bisa lucu aneh ataupun bersimpati.

Mobil anda diserempet atau dipotong mobil lain? Mungkin pengemudinya lagi diare.

Ketemu kasir yang jutek ? Mungkin baru diputusin pacarnya, kontrakannya sudah habis dia belum bisa bayar dan sudah tiga hari kerja nonstop ditambah overtime.

Alasan-alasan ini mungkin bukan pemicu sebenarnya dari tindakan mereka, tetapi intinya kita tidak pernah tahu apa yang terjadi pada kehidupan orang lain

Jadi anda tidak perlu reaktif terhadap hal-hal yang menyebalkan. Tidak berusaha membalas hal negatif dengan negatif juga, hingga anda tetap bisa menjaga mood anda.

Bagaimanapun situasi yang anda alami, hari anda harus selalu menyenangkan.

Tetap Semangat!!

Rosa S Rustam (Ocha)
biz-and-career- only-at
http://www.dexton. adexindo. com

NB: ingat bahwa setiap orang memiliki permasalahannya masing2, janganlah kita ikut terbawa emosi dari orang yang sedang bermasalah. Sebab, itu tidak akan menyelesaikan masalah. Pikirkanlah dengan tenang dan selesaikan secara baik baik. Maka kita akan menjalani hidup lebih baik.

Posted in Rahasia Kebahagiaan | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »